Percepat Pemerataan Listrik di Kepulauan, Bupati Sumenep Teken MoU dengan PLN
LIMADETIK.COM, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong percepatan pemerataan akses listrik di wilayah kepulauan. Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT PLN (Persero) terkait pengembangan kelistrikan di dua pulau di Kabupaten Sumenep.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan di kantor PLN Indonesia dan menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah daerah, PLN, serta sejumlah perusahaan yang berinvestasi di wilayah Sumenep melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).
Di kesempatan itu, Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo ditemani Plt. Kadis Perkimhub, Achmad Dzulkarnain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Anwar Yusuf Syahroni serta pejabat lainnya.
Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk mempercepat pemerataan layanan listrik bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah kepulauan.
“Hari ini kami berada di kantor Danantara Indonesia bersama PT PLN untuk melaksanakan MoU berkaitan dengan kelistrikan yang insya Allah akan dilaksanakan di dua pulau di Kabupaten Sumenep. Ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, PLN, dan perusahaan yang berinvestasi di daerah,” ujar Bupati Fauzi, Jumat (13/3/2026).
Menurut orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu, keterlibatan pihak swasta melalui program CSR menjadi salah satu solusi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di daerah yang secara geografis memiliki banyak pulau seperti Kabupaten Sumenep.
Sebagai daerah dengan wilayah kepulauan yang luas, pemerataan akses listrik masih menjadi tantangan tersendiri. Hingga saat ini, tingkat elektrifikasi di Kabupaten Sumenep tercatat sekitar 72,12 persen.
Meski demikian, Bupati Fauzi menyebut perkembangan elektrifikasi di daerahnya dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.
“Elektrifikasi di Kabupaten Sumenep saat ini berada di angka 72,12 persen. Namun selama enam tahun terakhir bisa dikatakan cukup pesat peningkatannya. Pada tahun 2021 lalu masih berada di angka sekitar 71,7 persen,” jelasnya.
Dikatakan, Pemerintah daerah berharap melalui kerja sama dengan PLN dan dukungan perusahaan yang berinvestasi di wilayah tersebut, percepatan pembangunan jaringan listrik di wilayah kepulauan dapat segera terealisasi.
Dengan adanya program tersebut, masyarakat yang selama ini belum menikmati akses listrik secara optimal diharapkan dapat segera merasakan manfaatnya, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Ini merupakan bagian dari upaya percepatan elektrifikasi di Kabupaten Sumenep agar masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan, dapat segera menikmati layanan kelistrikan secara merata,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep sendiri terus berkomitmen meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat, termasuk penyediaan infrastruktur kelistrikan yang dinilai sangat penting dalam menunjang aktivitas sosial, pendidikan, hingga perekonomian masyarakat di daerah kepulauan






