Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2/FDS) Desa Kangayan Kabupaten Sumenep

KANGAYAN, Limadetik.com — Desa Kangayan merupakan Desa yang berada di pelosok atau bahkan bisa dikatakan Desa yang terisolir yang terletak di ujung Timur Kepulauan Kangean Kecamatan Kangayan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Secara Umum Masyarakatnya berada dibawah garis kemiskinan dan sebagian kecil masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial.

Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2 ) Family Development Session (FDS) merupakan bagian dari bisnis proses Progam Keluarga Harapan (PKH) yang berupa pertemuan kelompok, yang digunakan sebagai wadah pemberian materi-materi yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Sosial lewat modul-modul yang bertema sebagai upaya untuk mewujudkan tujuan PKH.

Mohammad Sawi, SE, pendamping SDM PKH dalam keterangannya mengatakan, tujuan utama PKH yakni untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia terutama pada kelompok masyarakat miskin.

“Secara khusus tujuan PKH terdiri empat hal, pertama, meningkatkan kondisi sosial ekonomi KPM, kedua, meningkatkan taraf pendidikan anak-anak KPM, ketiga, meningkatkan status kesehatan dan gizi ibu hamil, ibu nifas, dan anak di bawah 6 tahun dari KPM, empat, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan, khususnya bagi KPM” kata Muhammad Sawi, Jumat (14/9/2018).

Ditambahkannya, dalam hal ini Pendamping SDM PKH yang merupakan salah satu Perangkat dari Kementerian Sosial Merupakan Ujung tombak untuk Keberhasilan dari Program FDS melalui Pertemuan Kelompok yang dilaksanakan Rutin satu bulan sekali.

“Kami berharap nantinya KPM Binaan kami benar-benar dapat memamfaatkan adanya FDS ini, sehingga berjalan sebagaimana yang direncanakan dan diharapkan serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perubahan perilaku kehidupan sehari-hari sehingga bisa membawa peningkatan kesejahteraan sosial bagi para KPM Desa Kangayan, Kecamtan Kangayan” tuturnya.

Sementara itu, salah satu Keluarga Penerima Mamfaat (KPM) Sekaligus Ketua Kelompok, Ibu Suhairiyah menuturkan bahwa dengan adanya bantuan PKH ini sangat membantu mengurangi beban hidup dan meningkatkan pendidikan anak-anaknya.

“Selanjutnya kami berharap program PKH ini bisa ditambah kepesertaannya atau keanggotaannya, karena di Desa Kangayan ini masih Banyak yang berhak belum dapat bantuan PKH” ungkap Suhairiyah.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial yang kemudian ditetapkan oleh Direktorat Jaminan Sosial Keluarga, bahwa dalam hal ini KPM tidak hanya mendapat bantuan berupa materi saja, tetapi para KPM juga bisa mendapatkan Ilmu pengetahuan berupa materi-materi ‘FDS’ sebagai upaya perubahan pola pikir Keluarga Penerima Manfaat (KPM) juga diberikan.

Selain itu, materi-materi yang diberikan diantaranya, pengasuhan dan pendidikan anak, pengelolaan keuangan dan memulai usaha, kesehatan dan gizi, perlindungan anak, bidang pelayanan penyandang disabilitas berat, dan bidang peningkatan kesejahteraan lanjut usia.

“Dengan adanya Family Development Session (FDS) diharapkan dapat menambah wawasan, para Peserta KPM PKH Mampu menciptakan perubahan pola pikir hidup baik dalam pola pendidikan anak, tatanan ekonomi, dan cara hidup sehat bagi ibu dan anak peseta PKH” tandas Mohammad Sawi kembali.

Kembali dia menjelaskan, dengan begitu kualitas hidup KPM akan lebih mandiri dan berkualitas dari segi pengasuhan kepada anak, pendidikan, peningkatan perekonomian, pola hidup sehat dalam keluarganya, dan lain sebagainya. Adanya Program Keluarga Harapan (PKH) dan Family Development Session (FDS).

“Harapan kami Kemiskinan dan kesenjangan sosial masyarakat bisa perlahan berkurang, dan PKH akan terus memiliki pekerjaan rumah atau tantangan untuk menjadikan Keluarga Penerima Mamfaat tidak hanya hidup sejahtera secara lahiriah tetapi secara pola pikir (mainset) untuk hidup mandiri bisa berubah” pungkasnya. (m.suaini/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here