Hukrim

Polsek Prenduan Disorot, Pelaku Pembacokan Tak Kunjung Ditangkap

×

Polsek Prenduan Disorot, Pelaku Pembacokan Tak Kunjung Ditangkap

Sebarkan artikel ini
Polsek Prenduan Disorot, Pelaku Pembacokan Tak Kunjung Ditangkap
Korban pembacokan

Polsek Prenduan Disorot, Pelaku Pembacokan Tak Kunjung Ditangkap

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Penanganan kasus dugaan pembacokan yang terjadi di wilayah Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, menuai sorotan. Pasalnya, hingga lebih dari sepekan pasca kejadian, dua terduga pelaku yang dilaporkan melakukan penganiayaan berat terhadap seorang pemuda belum juga diamankan aparat kepolisian.

Korban diketahui bernama Albet Imam Milhak (21), warga Dusun Gunung Putih, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Ia diduga menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan menggunakan senjata tajam oleh dua orang terduga pelaku bernama Misbahul Umam dan Badri.

Pihak keluarga korban mengaku kecewa terhadap lambannya penanganan kasus tersebut oleh Polsek Prenduan. Mereka menilai aparat belum menunjukkan langkah tegas meski laporan telah disampaikan sejak beberapa hari lalu.

“Sudah lebih dari satu minggu sejak kejadian dan laporan juga sudah masuk ke Polsek Prenduan. Tapi sampai sekarang pelakunya belum ditangkap dan masih bebas berkeliaran. Kami mempertanyakan keseriusan penanganannya,” ujar Shafik, keluarga korban, Rabu (27/05/2026).

Menurutnya, lambannya proses penindakan membuat keluarga korban merasa resah sekaligus curiga terhadap proses hukum yang berjalan.

“Kami hanya meminta aparat segera bertindak dan mengamankan para pelaku. Ini menyangkut keselamatan dan nyawa korban,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 18 Mei 2026. Saat itu korban Albet Imam Milhak disebut tengah dalam perjalanan pulang dari pasar bersama bibinya.

Namun setibanya di kawasan jembatan Dusun Nong Pote, Desa Pragaan Daya, korban diduga dihadang oleh dua pelaku. Korban kemudian dikeroyok dan disabet menggunakan clurit hingga mengalami luka berat di bagian kepala. Akibat kejadian tersebut, korban harus menjalani perawatan intensif.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Prenduan belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan maupun motif dalam dugaan kasus pembacokan tersebut.