https://limadetik.com/

RSUD Bangkalan Isolasi Pasien Berstatus PDP

  • Bagikan
IMG 20200324 WA0114
Ket.foto: Ketua Tim Satgas Penanganan Virus Corona RSUD Syamrabu, dr Catur Budi (foto: Wahyudi/file)

BANGKALAN, limadetik.com –  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Ratoh Ebuh (Syamrabu) Kabupaten Bangkalan, mengisolasi satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Pasien merupakan warga asal Kecamatan Klampis yang baru-baru ini pulang dari Afrika tepatnya Negara Gabon.

https://limadetik.com/

Pasien berjenis kelamin laki-laki itu diketahui menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru pulang dari Afrika.

“10 Maret sampai di Bangkalan, dan sempat ikut pengajian, itu yang kami khawatirkan,” kata Ketua Tim Satgas Penanganan Virus Corona RSUD Syamrabu, dr Catur Budi, Selasa (24/3/2020).

Dokter spesialis Paru itu menerangkan, istilah PDP itu tidak semata-mata langsung ditetapkan, namun hal itu berdasarkan hasil koordinasi dengan RS Dr. Soetomo Surabaya.

“Pasien ini setiap hari kita lihat perkembangannya, rontgen pertama kondisinya tidak ada perbaikan, kemudian kita lakukan rontgen kedua, dan rontgen kedua inilah yang membuat kita curiga dan ditetapkan PDP,” kata Catur.

Catur mengatakan, pihaknya sudah mengambil SWAP tenggorokan pasien untuk diuji di laboratorium apakah positif virus corona atau bukan.

“Hasilnya belum, hasilnya itu di (RS Soetomo) Surabaya, katanya tiga hari baru bisa diketahui,” tambahnya.

Perlu diketahui, berdasarkan peta sebaran Covid-19 dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan. Per tanggal 24 Maret 2020, Orang Dalam Resiko (ODR) berjumlah 530. Sedangkan, orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 58, pasien dalam pengawasan (PDP) 1, positif 0, dan meninggal 0.

Reporter: Wahyudi.

Editor    : Yudi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan