BONDOWOSO, Limadetik.com – Diduga tenggelam dan hanyut di sungai saat menyetrum ikan, Abdul (60), Warga RT 19 RW 8 Dusun Lenkong Desa Kalitapen Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso dinyatakan hilang.
Dari keterangan salah seorang warga setempat, Ibu Saro, korban memang sudah biasa mencari ikan. Biasanya dilakukan malam hari.
“Kemarin malam memang tak diperbolehkan sama istrinya, karena sudah tua. Namun saat istrinya tidur, dia berangkat” katanya pada sejumlah media.
Dijelaskan juga, bahwa laki-laki malang tersebut, berangkat hari Rabu sekitar pukul 00:00 WIB dini hari, Namun hingga pukul 08:00 WIB belum pulang. Akhirnya kelurga korban melaporkan kejadian tersebut.
“Ikan wader yang diperoleh korban menyetrum biasanya bukan untuk dikonsumsi. Tapi untuk dijual lagi ke warga lain. Sebagai pendapatan tambahan. Dia sehari-hari sebagai buruh tani” tambahnya.
Mendapat laporan, petugas dari Basarnas Jember, akhirnya turun ke lokasi untuk melakukan pencarian. Pencarian dimulai sejak kemarin. Namun hingga hari ini, Kamis (16/7/2020) belum ada tanda-tanda.
Komadan SRU (search and rescue unit) Basarnas Jember, Rudi Prahara mengatakan, pencarian dimulai dari titik dimana korban diduga hilang.
“Ini sudah hari kedua pencarian Pak abdul. Namun tak ada tanda-tanda. Bahkan alat setrumnya tidak ditemukan. Tak ada saksi mata, soalnya dia berangkat sendirian” terangnya.
Tim pencarian telah mengerahkan sekitar 5 SRU. Satu menggunakan perahu LCR, diturunkan dari Dam Sampeyan Baru, menuju ke arah titik diduga korban hilang. Tepatnya di sekitar Jembatan Kalitapen, dan satu SRU lagi ada dua perahu rafting diturunkan sebelum jembatan Kalitapen. Tiga SRU sisir, untuk menyisir kanan-kiri sungai. Dalam hal ini Tim SAR gabungan juga dibantu warga sekitar. (budhi/yd)