UA-110482044-1, G-W7VVX1GT8W

Terjun ke Lokasi, Bupati Sumenep Ingin Memastikan Penyebab Banjir di Pragaan

Terjun ke Lokasi, Bupati Sumenep Ingin Memastikan Penyebab Banjir di Pragaan
FOTO: Bupati Achmad Fauzi menyapa pasien di Puskesmas Pragaan

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, terjun ke lokasi banjir, di wilayah Kecamatan Pragaan untuk melihat secara langsung dan memastikan situasi terkini.

Banjir tersebut, terjadi pada Sabtu (26/11/2022), di sejumlah lokasi terdampak, di antaranya Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan dan Puskesmas Kecamatan Pragaan.

“Kami mendatangi wilayah terdampak banjir di kecamatan, guna mengetahui kondisinya, sekaligus mencari faktor penyebabnya, sehingga kunjungan ke sejumlah lokasi melibatkan semua unsur, diantaranya Polres Sumenep, Kodim 0827 Sumenep dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” kata Bupati Acmad Fauzi, Minggu (27/11/2022).

Baca Juga :   Menilik Japek Daging, Menu Khas Sumenep di Amanish Resto

Berdasarkan komunikasi dengan pengasuh podok pesantren, penyebab terjadinya banjir salah satunya saluran irigasi, yang tidak lagi mampu menampung air hujan.

Sehingga, mengakibatkan air naik ke jalan raya, dan air mengalir ke sejumlah lokasi, seperti ke pondok pesantren dan Puskesmas.

“Saluran irigasi ini kewenangan pemerintah pusat, jadi kami (Pemkab Sumenep) secepatnya melakukan koordinasi untuk mengatasi saluran itu, dalam upaya mencegah, tidak terjadi banjir serupa pada saat hujan lebat,” ungkapnya.

Baca Juga :   Cerita Sedih Tukang Becak di Sumenep Ditengah Sulitnya Ekonomi

Selain, mengunjungi pondok pesantren, Bupati Achmad Fauzi, bersama rombongan, mendatangi Puskesmas Kecamatan Pragaan yang terdampak banjir, bahkan berkomunikasi dengan keluarga dan pasien, termasuk meminta jajaran Puskesmas memberikan pelayanan maksimal kepada Masyarakat.

Bupati Achmad Fauzi menyampaikan, setelah memantau kondisi setelah banjir, pihaknha, telah menginstruksikan OPD terkait, agar secepatnya, melakukan analisis penyebab banjir itu untuk dilaporkan kepada pemerintah pusat.

“Yang jelas, Pemerintah Daerah, harus hadir di tengah-tengah masyarakat, siapapun yang terkena musibah, selain mencari penyelesaiannya juga memberikan bantuan sosial kepada warga terdampak banjir,” pungkasnya.

Baca Juga :   Mini Bus Terguling di Jalan Nasional Sumenep KM-7, Satu Nyawa Melayang

Tinggalkan Balasan