Ternyata Wartawan Online di Pamekasan Tidak Cukup Dicekik, Tapi HP Juga Dirampas Oknum Ketua Pokmas bersama Operator Desa

PAMEKASAN, Limadetik.com — Terkait kasus penganiayaan oleh salah satu ketua pokmas (kelompok masyarakat) terhadap wartawan MEMOonline.co.id. ternyata pelaku (Jubri) tak hanya menganiayanya, melainkan juga merampas handphone wartawan yang sedang menjalankan tugasnya, Selasa (8/1/2019).

Korban (wartawan Memoonline.co.id, red) telah melaporkan tindakan kekerasan ke Mapolres Pamekasan dengan nomor LP/10/1/2019/JATIM/RES PMK tertanggal 07 Januari 2019.

“Tiba-tiba operator desa yang bernama Masduk dan pelaku penganiayaan (Jubri) merampas handphone saya. Tak hanya itu, mereka meminta kunci handphone saya dibuka,” kata Faisol.

Lebih lanjut, kata dia, pria yang berkopiah putih dan Masduk operator desa Plakpak itu meminta rekaman suara di handphonenya untuk dihapus. Bahkan jika rekaman itu tidak dihapus, pelaku mengancam akan membunuhnya.

“Berhubung keadaan tak memungkinkan, terpaksa saya hapus rekaman itu. Sebab mereka mengancam akan membunuh saya dan lain sebagainya,” tegasnya.

Akibat perbuatan oknum ketua pokmas tersebut (Jubri, red), salah seorang wartawan media online kini mengalami luka gires bekas kuku dileher bagian kiri dan saluran pernafasannya sedikit terganggu. (LD/MO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here