PAMEKASAN, Limadetik.com — Satuan Reserse Narkoba Polres Pamekasan bekuk 11 tersangka penyalahgunaan narkoba selama 12 hari  pelaksanaan operasi semeru dilakukan, terhitung sejak tanggal 26 januari sampai 6 Februari 2019.

“Satreskoba Polres Pamekasan berhasil mengungkap 7 kasus yang terdiri dari 4  kasus sebagai target operasi, 3 kasus non target operasi dengan jumlah tersangka 11 orang,” kata Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo, Kamis (07/02/2019) saat menyampaikan rilis kepeda wartawan di gedung Bhayangkara.

Kapolres Pamekasan mengatakan, pelaksanaan operasi semeru  tumpas narkoba ini dilakukan selama 12 hari terhitung sejak tanggal 26 januari sampai 6 februari 2019.

Sebanyak 11 tersangka itu merupakan laki-laki semua dengan status 8 orang sebagai pemakai dan 3 orang lainnya pengedar.

“Barang bukti berupa sabu sebanyak 4,29 gram dan seperangkat alat hisab atau bong,” terang mantan Kapolsek Kebayoran Baru Metro Jaya Jakarta Selatan ini.

Kapolres Teguh menyebut para tersangka di ringkus di 4 lokasi kecamatan. Diantaranya, 3 kasus di kecamatan kota, 2 kasus di wilayah kecamatan Tlanakan, 1 kasus Pademawu dan 1 kasus lainnya di kecamatan Galis.

Semua tersangka diamankan di tempat yang berbeda diantaranya, di dalam rumah 4 orang, di Jalan raya 3 orang, di  kecamatan kota 3 orang, di Kecamatan Tlanakan 2 orang, di Kecamatan Pademawu 1 orang, dan di Kecamatan Galis 1 orang.

Adapun identitas pengedar diantaranya, Eko Maulani (28) tahun, warga Kelurahan kowel, Kecamatan Kota, Noval Kusdianto (25) warga Desa Sumadengan, Pademawu, Joni Pranata (25) warga Dusun Malangan Tengah, Desa Malangan, Kecamatan Pademawu.

Sementara, 8 tersangka yang berstatus sebagai pengguna diantaranya, Putra Giadi (23) warga Jl. Asta No. 6  Pamekasan. Selanjutnya, Muzakki (33) warga Kelurahan Kowel, Kecamatan Kota. Joni Ariska (20) warga Dusun Malangan Tengah, Desa Malangan, Kecamatan Pademawu, Ach. Husnul Hitami, (20)  warga Jl. Asta Barat l/58 Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan. Supriadi Yanto (25), warga asal Jl. Asta Barat, Kelurahan Bugih.

Selanjutnya, tersangka Yudi Widanarko (32) asal jl. Niaga l/31 Kel. Barurambat Kota Pamekasan, Abdul Mubarok (20)  asal Desa Batukalangan, Kecamatan Proppo, dan Abdul Haris, (16)  warga Desa Batukalangan, Kecamatan Proppo.

“Para tersangka terancam Pasal 112 (1) jo 114 (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman penjara lima hingga 15 tahun,” tandasnya. (arif/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here