HIMPASS Soroti Narkoba hingga Solar Subsidi di Sapeken, Kapolresta Sumenep Janji Turun Langsung
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Sejumlah persoalan serius di Kepulauan Sapeken menjadi sorotan dalam pertemuan Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (HIMPASS) bersama Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, Jumat (4/9/2026).
Dalam silaturahmi yang digelar di Sekretariat HIMPASS tersebut, mahasiswa tidak sekadar memperkenalkan organisasi. Mereka juga menyampaikan berbagai persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius aparat penegak hukum, mulai dari dugaan peredaran narkoba, penyalahgunaan solar bersubsidi, hingga pengawasan wilayah laut dan dugaan kerusakan terumbu karang.
Sejumlah isu itu disampaikan Alwan Supriyansah dari Bidang Kelembagaan dan Keadministrasian HIMPASS, kemudian diperkuat Moh. Jufri selaku anggota HIMPASS.
Sorotan mahasiswa terhadap kondisi kepulauan tersebut langsung mendapat respons dari Kapolresta Sumenep. Ariek bahkan menyatakan kesiapannya untuk datang langsung ke Sapeken guna memastikan persoalan yang disampaikan tidak berhenti sebatas pembahasan dalam forum.
“Saya akan langsung terjun ke Kepulauan Sapeken untuk memastikan segala tindakan yang melanggar hukum akan diproses. Namun, kita menunggu cuaca yang baik,” ujar Ariek.
Kapolresta menegaskan, persoalan narkoba, penyalahgunaan BBM, maupun dugaan kerusakan terumbu karang akan menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti.
Dalam pertemuan tersebut, Ariek hadir bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polresta Sumenep. Mereka di antaranya Kasat Narkoba Mohammad Sjaiful, Kasat Reskrim Bambang Tri Sutrisno, Kasat Lantas Eko Aprianto, dan Kasat Binmas Akh Jauhari Anwar.
Menurut Ariek, kehadiran jajaran PJU tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kesamaan pandangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sumenep.
Ia juga mengapresiasi keberanian mahasiswa kepulauan menyampaikan persoalan yang berkembang di daerahnya. Menurutnya, partisipasi masyarakat, termasuk mahasiswa, sangat dibutuhkan untuk membantu kepolisian memperoleh informasi mengenai berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Ariek pun mengajak HIMPASS menjadi mitra kepolisian dalam memberikan informasi terkait persoalan yang terjadi di Kepulauan Sapeken.
“Kami berharap HIMPASS bisa menjadi mitra dan kepanjangan tangan kepolisian dalam memberikan informasi terkait berbagai persoalan yang terjadi di Kepulauan Sapeken,” katanya.
Pertemuan tersebut berlangsung dialogis. Bagi HIMPASS, forum itu menjadi momentum untuk membuka ruang komunikasi langsung dengan kepolisian sekaligus mendorong agar berbagai persoalan di wilayah kepulauan mendapat penanganan yang lebih konkret.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama antara jajaran Polresta Sumenep dan pengurus HIMPASS.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi











