Sumenep Bidik Program Strategis Dongkrak Produktivitas Petani, Bupati Fauzi Bersinergi dengan Kementan

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo tiga dari kanan serahkan cenderamata kepada Kementan RI

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo tiga dari kanan serahkan cenderamata kepada Kementan RI

Sumenep Bidik Program Strategis Dongkrak Produktivitas Petani, Bupati Fauzi Bersinergi dengan Kementan

limadetik.com/, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memperkuat langkah mempercepat pembangunan sektor pertanian melalui penguatan sinergi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) RI di Jakarta. Upaya tersebut dilakukan untuk mengamankan berbagai program strategis yang diyakini mampu mendongkrak produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Hal itu ditunjukkan langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dengan komitmen melakukan koordinasi dengan jajaran Kementerian Pertanian di Jakarta. Dalam agenda tersebut, ia didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep Chainur Rasyid serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Sumenep Moh. Helmi.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Sumenep memastikan berbagai program prioritas pemerintah pusat dapat berjalan optimal di daerah, sekaligus membuka peluang dukungan program baru bagi sektor pertanian.

Baca Juga  Ormas Bluto Didorong Jadi Benteng Persatuan, Bakesbangpol Tekankan Kekuatan Nilai Lokal

Sebagai bentuk penghormatan sekaligus mempererat hubungan kelembagaan, Achmad Fauzi menyerahkan cinderamata berupa keris khas Sumenep kepada jajaran Kementerian Pertanian. Keris tersebut menjadi simbol persahabatan sekaligus promosi warisan budaya daerah di tingkat nasional.

Bupati Achmad Fauzi menegaskan, pembangunan sektor pertanian tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan daerah, tetapi membutuhkan kolaborasi yang kuat dengan pemerintah pusat agar dukungan program dan anggaran dapat dirasakan langsung oleh petani.

“Fokus kami memastikan setiap dukungan dari pemerintah pusat benar-benar diterjemahkan menjadi hasil nyata di lapangan. Program yang masuk ke Sumenep harus mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing komoditas, dan memberikan nilai tambah bagi petani,” tegasnya, Jumat (24/7/2026).

Baca Juga  Hari Santri Nasional, Wabup Sumenep Soroti Disiplin ASN: Sidak Masih Temukan Pelanggaran

Ia menilai koordinasi yang intensif dengan Kementerian Pertanian menjadi kunci agar pelaksanaan program berjalan sesuai kebutuhan daerah serta tepat sasaran.

“Kami ingin seluruh kebijakan yang dijalankan memiliki dampak terukur. Karena itu, komunikasi dan sinkronisasi dengan Kementerian Pertanian akan terus diperkuat agar tidak ada program yang berhenti sebatas perencanaan,” ujarnya.

Kepercayaan Kementerian Pertanian kepada Kabupaten Sumenep diwujudkan melalui sejumlah program strategis, di antaranya Program Upland dan DHP yang diarahkan untuk memperkuat pengembangan komoditas unggulan serta meningkatkan ketahanan pangan daerah.

Menurut Fauzi, kepercayaan tersebut menjadi amanah yang harus dijawab dengan kinerja nyata melalui pengelolaan program yang akuntabel dan berorientasi pada hasil.

Baca Juga  RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Lomba Kesiapan Ruangan, Perkuat Budaya Mutu Jelang Akreditasi 2026

“Kami tidak ingin program hanya selesai secara administratif. Yang menjadi ukuran adalah meningkatnya produksi pertanian, bertambahnya pendapatan petani, dan semakin kuatnya sektor pertanian sebagai penopang ekonomi daerah,” katanya.

Pemkab Sumenep, lanjut Fauzi, akan terus melakukan pengawalan terhadap implementasi seluruh program agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat hingga tingkat petani.

Dengan penguatan sinergi bersama Kementerian Pertanian, Pemkab Sumenep optimistis transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih modern, produktif, dan kompetitif dapat dipercepat, sekaligus memperkokoh posisi Sumenep sebagai salah satu daerah lumbung pertanian di Jawa Timur.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soal Dugaan Penggelapan Kapal, Sulaisi Sebut Argumentasi Hukum Kurniadi Ngawur dan Menyesatkan
Festival Banjari Piala DRT The Big Family Meriahkan Hari Santri, Gus Khoiron Siap Hadir di Rubaru
Diskominfo Sumenep Bekali Siswa Cegah Penipuan Digital Lewat Gerakan “Jeda Sebelum Klik”
Ketua DPRD Sumenep Soroti Etika Politik Alumni Pesantren: Jangan Sampai Salah Jadi Teladan
Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Pengawasan Anggaran Jadi Tantangan
Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Teken Persetujuan Bersama
Pimpin Apel Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Belum Dipanggil Kedua, Bendahara Desa Pagerungan Besar Datangi DPMD Sumenep, Janji Lunasi Tunggakan Gaji Rp202 Juta
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Soal Dugaan Penggelapan Kapal, Sulaisi Sebut Argumentasi Hukum Kurniadi Ngawur dan Menyesatkan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Festival Banjari Piala DRT The Big Family Meriahkan Hari Santri, Gus Khoiron Siap Hadir di Rubaru

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Diskominfo Sumenep Bekali Siswa Cegah Penipuan Digital Lewat Gerakan “Jeda Sebelum Klik”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Ketua DPRD Sumenep Soroti Etika Politik Alumni Pesantren: Jangan Sampai Salah Jadi Teladan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Pengawasan Anggaran Jadi Tantangan

Berita Terbaru