Pilkades Serentak 2027 Sumenep: 65 Desa di Sembilan Kecamatan Kepulauan Tetap Gunakan Sistem Manual

- Penulis

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMD Sumenep, Drs. Achmad Dzulkarnain

Kepala DPMD Sumenep, Drs. Achmad Dzulkarnain

Pilkades Serentak 2027 Sumenep: 65 Desa di Sembilan Kecamatan Kepulauan Tetap Gunakan Sistem Manual

limadetik.com/, SUMENEP – Pesta demokrasi tingkat desa di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep dipastikan tetap berlangsung dengan sistem pemungutan suara manual. Sebanyak 65 desa yang tersebar di sembilan kecamatan kepulauan akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2027.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Drs. Achmad Dzulkarnain, yang menegaskan bahwa mekanisme pemilihan di wilayah kepulauan tetap menggunakan surat suara dan penghitungan secara manual.

Kebijakan itu mempertimbangkan kondisi geografis kepulauan yang memiliki karakteristik berbeda dengan wilayah daratan. Jarak antarpulau, keterbatasan jaringan, akses transportasi laut, hingga kesiapan infrastruktur menjadi sejumlah faktor yang perlu diperhitungkan dalam pelaksanaan Pilkades.

“Untuk Pilkades Serentak 2027 di wilayah kepulauan, tetap menggunakan sistem pemilihan manual,” tegas Achmad Dzulkarnain, Senin (3/8/2026).

Dengan sistem tersebut, masyarakat akan tetap menyalurkan hak pilih secara langsung menggunakan surat suara. Proses pemungutan hingga penghitungan suara dilakukan secara terbuka di masing-masing tempat pemungutan suara sesuai ketentuan yang berlaku.

Pilkades Serentak 2027 di kawasan kepulauan akan melibatkan sembilan kecamatan, yakni Kecamatan Giligenting, Gayam, Nonggunong, Raas, Masalembu, Arjasa, Kangayan, Sapeken, dan Talango.

Kecamatan Arjasa menjadi wilayah dengan jumlah desa peserta terbanyak, yakni 15 desa, disusul Kecamatan Sapeken sebanyak 10 desa dan Kecamatan Gayam sebanyak 9 desa.

Berikut rincian desa di wilayah kepulauan yang akan mengikuti Pilkades Serentak 2027:

1. Kecamatan Giligenting – 5 Desa

Desa Lombang

Desa Galis

Desa Jate

Desa Banbaru

Desa Banmaleng

2. Kecamatan Gayam – 9 Desa

Desa Pancor

Desa Prambanan

Desa Gedang Timur

Desa Karang Tengah

Desa Gayam

Desa Kalowang

Desa Nyamplong

Desa Gedang Barat

Desa Tarebung

3. Kecamatan Nonggunong – 7 Desa

Desa Sokaramme Paseser

Desa Tanah Merah

Desa Somber

Desa Talaga

Desa Rosong

Desa Nonggunong

Desa Sonok

4. Kecamatan Raas – 4 Desa

Desa Ketupat

Desa Jungkat

Desa Kropoh

Desa Alas Malang

5. Kecamatan Masalembu – 3 Desa

Desa Suka Jeruk

Desa Masakambing

Desa Kramian

6. Kecamatan Arjasa – 15 Desa

Desa Angon-Angon

Desa Arjasa

Desa Duko

Desa Kalinganyar

Desa Paseraman

Desa Sawah Sumur

Desa Pandeman

Desa Pabian

Desa Sambakati

Desa Sumber Nangka

Desa Laok Jang-Jang

Desa Kolo-Kolo

Desa Kalisangka

Desa Buddi

Desa Gelaman

7. Kecamatan Kangayan – 7 Desa

Desa Batuputih

Desa Kangayan

Desa Torjek

Desa Jukong-Jukong

Desa Timur Jang-Jang

Desa Daandung

Desa Tambayangan

8. Kecamatan Sapeken – 10 Desa

Desa Sadulang

Desa Saur Saebus

Desa Sepanjang

Desa Tanjung Kiaok

Desa Sakala

Desa Pagerungan Kecil

Desa Pagerungan Besar

Desa Saseel

Desa Sabuntan

Desa Paliat

9. Kecamatan Talango – 5 Desa

Desa Palasa

Desa Kombang

Desa Padike

Desa Gapurana

Desa Essang

Pelaksanaan Pilkades di kepulauan menjadi tantangan tersendiri karena tidak hanya berkaitan dengan tahapan demokrasi, tetapi juga menyangkut distribusi logistik, kesiapan petugas, akses transportasi laut, serta kondisi cuaca.

Karena itu, penggunaan sistem manual dinilai sebagai pilihan yang paling realistis untuk menjaga agar seluruh masyarakat di desa-desa kepulauan tetap dapat menggunakan hak pilih secara setara.

Selain memastikan proses pemungutan suara berjalan lancar, pemerintah daerah juga diharapkan mampu menyiapkan distribusi logistik secara lebih matang. Wilayah seperti Masalembu, Sapeken, Arjasa, dan Kangayan memiliki jarak yang cukup jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Sumenep sehingga membutuhkan perencanaan logistik yang lebih terukur.

Pilkades Serentak 2027 diharapkan tidak hanya menghasilkan kepala desa yang memiliki legitimasi kuat, tetapi juga mampu melahirkan pemimpin desa yang memahami kebutuhan masyarakat kepulauan.

Dengan tetap mempertahankan sistem manual, Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan bahwa perbedaan kondisi geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat kepulauan untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi desa.

Sebanyak 65 desa, sembilan kecamatan, dan ribuan warga kepulauan akan menjadi bagian dari pesta demokrasi desa pada Pilkades Serentak 2027.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Toleransi Tionghoa di Dungkek Sumenep Disebut Berakar Sejak Era Majapahit
Perkuat Pendampingan Anak di Era Digital, KKN Posko 40 Annuqayah Gandeng KPI dan Kopri PMII Sumenep
Dugaan Penipuan Investasi MBG Melebar, Kuasa Hukum Sebut Kerugian Korban Tembus Rp7 Miliar
Seluruh Camat-Sekcam Sumenep Terisi, Wabup Tekankan Dampaknya Harus Dirasakan Warga
Harbubnas 2026, KSOP Kalianget Perkuat Sinergi Wujudkan Pelayaran Aman dan Selamat
Harhubnas 2026, Disperkimhub Sumenep Dorong Transportasi Laut-Darat-Udara Makin Terintegrasi
Dari Lampung hingga Maluku Utara, Raja dan Sultan akan Ramaikan MEC 2026 Sumenep
KEK Tembakau Madura Tak Boleh Berhenti di Wacana, Bupati Sumenep Siapkan 30 Hektare
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:29 WIB

Jejak Toleransi Tionghoa di Dungkek Sumenep Disebut Berakar Sejak Era Majapahit

Sabtu, 19 September 2026 - 07:49 WIB

Perkuat Pendampingan Anak di Era Digital, KKN Posko 40 Annuqayah Gandeng KPI dan Kopri PMII Sumenep

Jumat, 18 September 2026 - 16:20 WIB

Dugaan Penipuan Investasi MBG Melebar, Kuasa Hukum Sebut Kerugian Korban Tembus Rp7 Miliar

Jumat, 18 September 2026 - 10:46 WIB

Seluruh Camat-Sekcam Sumenep Terisi, Wabup Tekankan Dampaknya Harus Dirasakan Warga

Kamis, 17 September 2026 - 14:22 WIB

Harbubnas 2026, KSOP Kalianget Perkuat Sinergi Wujudkan Pelayaran Aman dan Selamat

Berita Terbaru