PKG Jemput Bola Menghantarkan Puskesmas Tamanan Dapat Penghargaan
LIMADETIK.COM, BONDOWOSO – Program Cek Kesehatan Gratis (PKG) di Kecamatan Tamanan. Hingga akhir Juli 2026, cakupan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di wilayah tersebut telah mencapai sekitar 60 persen masyarakat, melampaui target nasional sebesar 46 persen.
Hal ini tak lepas dari kolaborasi antara Puskesmas Tamanan, Pemerintah Kecamatan dibantu tokoh masyarakat, hingga membuahkan hasil positif dalam pelaksanaan PKG.
Seperti diutarakan Kepala Puskesmas Tamanan, drg. Ratna Sari Dewi, menurutnya keberhasilan tersebut tidak lepas dari strategi jemput bola yang dilakukan dengan menghadirkan layanan PKG di berbagai kegiatan masyarakat.
Puskesmas Tamanan aktif berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, sekolah, serta berbagai instansi agar layanan pemeriksaan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak warga.
“Kami turun langsung ke setiap kegiatan di kecamatan, sekolah, kegiatan keagamaan maupun kegiatan kemasyarakatan. Selain itu, seluruh pasien yang datang ke Puskesmas juga otomatis mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis,” ujarnya saat ditanya Limadetik.com, Selasa (28/7/2026).
Dalam pemeriksaan tersebut, masyarakat memperoleh layanan pemeriksaan dasar seperti pengukuran tekanan darah, tinggi badan, berat badan, hingga pemeriksaan gula darah.
Apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan, seperti hipertensi, warga akan diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan dan pemantauan oleh dokter di Puskesmas.
Sementara itu, Camat Tamanan Abdul Mufid mengapresiasi capaian Puskesmas Tamanan yang berhasil masuk dalam tiga besar puskesmas dengan pelaksanaan PKG terbaik di Kabupaten Bondowoso.
Ia mengakui, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi seluruh pihak dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Setiap ada kegiatan kecamatan di Taman Sahabat maupun kegiatan rutin ke desa-desa, kami selalu menghadirkan layanan PKG. Setiap bulan kami turun ke desa, baik di balai desa, rumah kepala dusun maupun rumah ketua RT, untuk mengumpulkan masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus mengecek kepesertaan UHC dan Kartu Indonesia Sehat,” kata pria murah senyum ini.
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis terus meningkat.
Kondisi tersebut diharapkan mampu mempercepat tercapainya target pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, sehingga bisZ terpantau rekam medis seseorang.
Penulis : Budhi
Editor : Wahyu






