https://limadetik.com/

Bangun RSL WK, Sekda : Ini Bagian dari Antisipasi, Kepedulian dan Menyelamatkan Masyarakat

  • Bagikan
Bangun RSL WK, Sekda : Ini Bagian dari Antisipasi, Kepedulian dan Menyelamatkan Masyarakat
FOTO: .Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang saat memberikan keterangan di Rumah Sakit Lapangan Wijaya Kusuma Sampang

SAMPANG, Limadetik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa timur membangun Rumah Sakit Lapangan Wijaya Kusuma (RSL WK) yang berlokasi di jalan Wijaya kusuma Sampang.

Hal tersebut sebagai sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan kasus Corona Virus Dease (Covid)-19, bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sampang dalam menyelamatkan masyarakat.

https://limadetik.com/

Sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiawan pada acara Konferensi Pers tentang penanganan Covid-19 Kabupaten Sampang di RSL WK pada Rabu (7/7/2021) siang.

Hadir dikesempatan tersebut, Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz, Dandim 0828 Sampang Letkol Arm Mulya Yaser, Dinkes dan BPBD Sampang.

“Saat ini keadaan kondisi sampang terkait dengan konfirmasi Covid-19 ini sudah meluas, malah kita sekarang petanya sudah merah. Ini sesuatu yang sangat mengkhawatirkan bagi kami selaku pemerintah daerah. Oleh karena itu Bupati, Kapolres, Dandim dan seluruh jajaran Forkopimda Sampang berkepentingan untuk bisa menyelesaikan atau mengantisipasi terhadap perkembangan Covid-19 yang semakin meluas” jelas Yuliadi Setiawan dihadapan insan Pers pada Rabu (7/7/2021).

Menurutnya, Pemkab Sampang yang didukung oleh jajaran Forkopimda Sampang tidak mau disalahkan, baik itu oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun masyarakat, karena pihaknya dianggap tidak melakukan langkah-langkah ansipatif.

Bangun RSL WK, Sekda : Ini Bagian dari Antisipasi, Kepedulian dan Menyelamatkan Masyarakat
FOTO: .Bangunan Rumah Sakit Lapangan Wijaya Kusuma Sampang

“Dibangunnya Rumah Sakit Lapangan ini dalam rangka untuk mengantisipasi kekhawatiran terhadap terjadinya lonjakan pasien Covid-19 yang luar biasa. Sesungguhnya kami semua berharap itu semua tidak terjadi, tapi kami harus mengantisipasinya. Khawatir terjadi hal-hal yang tidak kita diinginkan. Hari ini kita sudah buktikan” ujarnya.

Pihaknya bersama Forkopimda Sampang melakukan semua itu sebagai tindak lanjut dari aturan yang sudah diberikan oleh Pemerintah Provinsi serta ingin menjamin perlindungan kepada masyarakat. Karena menurutnya, hukum tertinggi itu adalah menyelamatkan masyarakat.

“Jadi tolong, saya himbau kepada seluruh masyarakat Sampang khususnya, mari lakukan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya. Bermasker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas serta melaksanakan vaksinasi, karena ini adalah bagian dari ikhtiar secara medis yang akan bisa mencegah dan mengurangi perkembangan covid. Tidak ada pilihan lain” himbaunya.

Jika dua hal tersebut dilakukan dengan baik dan sungguh-sungguh, pihaknya yakin RSL WK tersebut tidak sampai dipergunakan.

“Mudah-mudahan RSL ini tidak sampai digunakan, karena kalau sampai digunakan, itu artinya sampang ini sudah luar biasa lonjakan sebaran Covidnya” ucapnya.

Diakhir, Yuliadi Setiawan menyampaikan, akan segera melakukan perekrutan tenaga medis sesuai dengan arahan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi. Namun masih terkendala dalam mencari tenaga medisnya.

“Kita akan bayar semua. Perkara nanti dibutuhkan sampai berapa bulan, tergantung dari perkembangan Covid ini. Kita pastikan, begitu itu melandai, baru nanti kita pastikan. Tapi sepanjang kasus Covid terus naik, maka kami cukup bertanggung jawab untuk menyiapkan tenaga medisnya. Hal ini sudah kita siapkan semuanya. Pada saatnya dan secepatnya akan kami rekrut. Ini sebagai bentuk layanan Pemkab bersama Forkopimda Kabupaten Sampang kepada masyarakat yang tujuannya hanya satu, yaitu ingin menyelamatkan masyarakat, tidak ada tujuan lain” pungkasnya.

(MDS/YD)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan