https://limadetik.com/

Bersama BDK Surabaya, Kamenag Sumenep Beri Pelatihan Kepala RA di Sapeken

Penulis: WajyuEditor: Lisa
  • Bagikan
Bersama BDK Surabaya, Kamenag Sumenep Beri Pelatihan Kepala RA di Sapeken
FOTO: Dua dari kiri, H. Muhammad Shadek, M.Pd.I, Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Pendma) Kamenag Sumenep saat membuka acara pelatihan bagi Kepala RA di Kepulauan sapeken

SUMENEP, Limadetik.com – Bersama Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya, Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Teknis Substantif Penguatan Kompetensi bagi Kepala Raudhatul Sthfal (RA) di Kecamatan Sapeken.

Kegiatan pelatihan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan komptensi bagi seluruh Kepala Raudhatul Athfal (RA) di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Kabupaten Sumenep.

https://limadetik.com/

Acara yang berlangsung sejak tanggal 19-23 Oktober 2021 di Balai KUA Kecamatan Sapeken itu dibuka Kepala Kamenag Sumenep, Drs. H. Moh.Juhedi, M.Pd yang diwakili Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Pendma) H. Muhammad Shadek, M.Pd.I.

“Acaranya kami buka pada hari Selasa, 19 Oktober 2021 di KUA Kecamatan Sapeken. Dan saya mewakili bapak Kepala Kamenag, karena beliau tidak bisa hadir sebab bersamaan dengan Kunker Komisi 8 DPRRI di Pamekasan” katanya, Rabu (20/10/2021) pada media ini.

Menurut Kasi Pendma, kegiatan pelatihan dari Balai Diklat Keagamaan Surabaya itu sangat penting bagi penguatan dan pengembangan Kompetensi bagi Kepala RA.

“Saat ini kita sedang berlomba untuk saling meningkatakan kualitas di Sekolah/RA masing-masing, dan ini kesempatan yang sangat baik bagi semua Kepala Sekolah/RA yang ada di Kepulauan didatangi langsung oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya dalam hal ini bapak Dr. H. Japar, M.Pd” ungkapnya.

Sebab menurut mantan Pengawas Madrasah itu, jika Kepala Sekolah/RA yang harus datang ke Balai Diklat Keagamaan di Surabaya, tentu akan banyak menghabis anggaran dan terlebih menghabiskan banyak waktu.

“Kan kalau pihak Balai Diklat yang datang ke Pulau, otomatis akan jauh lebih mengiritkan anggaran yang dikerluarkan oleh Sekolah/RA masing-masing. Belum lagi waktu bisa dihematm kalau ke surabaya langsung paling tidak waktunya yang dihabiskan sampai 10 hari dengan perjalanannya” terangnya.

Itu sebabnya, lajut Kasi Pendma, pihak Kamenag Sumenep sengaja menjemput bola agar semuanya terasa lebih mudah dan bisa membuat semuanya lebih nyaman.

“Kamenag Sumenep memang sengaja membuat semuanya lebih nyaman dan lebih mudah. Maka kami yang mendatangi Kepala Sekolah/RA agar pelaksanaan pelatihany\nya juga lebih maksimal” tandasnya.

Terakhir Kasi Pendama berharap, agar kegiatan pelatihan tersebut bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para Kepala-kepala RA di Kecamatan Sapeken. Para peserta tidak perlu tegang dan santai saja, agar apat mengikuti dengan seksama, baik, tekun, dan santai.

“Jangan tegang, karena acaranya masih lama, berlangsung selama lima hari. Tapi harus serius, serta memamfaatkan momentum agar semua pengetahuan dan pengalaman ilmu yang didapat dalam Diklat dapat di implimentasikan pada anak didiknya dan dan harus di Desimilasikan/dapat ditularkan pada guru yang lain, minimal di lembaganya masing-masing” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan