BONDOWOSO, Limadetik.com — Perlunya pendataan ulang jumlah guru ngaji dan lembaga keagamaan yang ada di Bondowoso bagi penerima bantuan dana dari pemerintah. Mengingat banyaknya lembaga dan guru ngaji yang saat ini sudah tidak aktif namun mereka masih menerima bantuan hibah tersebut ditambah ada lembaga dan guru ngaji baru yang belum masuk data.

Hal ini disampaikan Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin dihadapan para Camat dan Kepala Desa se Bondowoso dalam acara Pembinaan Pra Verifikasi dan Falidasi Data Guru Ngaji Serta Lembaga Keagamaan,di Pendopo Bupati Bondowoso, Rabu (13/3/2019).

Menurut Bupati, data yang ada dan sudah tidak sesuai lagi, kita membutuhkan data yang benar untuk memudahkan para petugas dalam mengambil kebijakan.

“Hal ini tentunya harus kita rubah dengan pendataan yang baru, agar bantuan dana hibah ini bisa dinikmati bagi mereka yang punya hak dan tentunya harus bisa tepat sasaran” ungkap Bupati Salwa dihadapan yang hadir.

Bupati melanjutkan, bahwa dengan verifikasi ini pihaknya juga melibatkan pemerintah desa dan Kecamatan setempat.

“Saya berharap peran Kepala Desa dan Camat harus betul-betul menyajikan data yang akurat serta sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan, agar para pengambil kebijakan bisa mengggunakan data secara benar” tambah Bupati.

Tampak hadir dalam acara ini, Plt Sekda Bondowoso Agung Tri Handono, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Rahmatullah, Camat dan seluruh Kepala Desa se Bondowoso. (budhi/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here