Bupati Sampang Buka Musrembang Kecamatan Kedungdung 2018

Bupati Sampang H.Fadilah Budiono saat menghadiri Musrengbang kecamatan kedundung

SAMPANG, Limadetik.com – Musrenbang Kecamatan tahun 2018 yang di gelar Senin(14/2/2018) dengan mengagendakan Penyusunan RKPD Kecamatan Kedungdung Tahun 2019 secara resmi dibuka oleh Bupati Sampang H Fadhilah Budiono.

Acara yang ditempatkan di aula Kecamatan ini dihadiri anggota DPRD Dapil II, forkopinca, Kepala Bappeda, pejabat dinas dan instansi daerah, Kepala Desa, ketua TP PKK serta tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh stakeholders pembangunan di Kecamatan Kedungdung.

Dalam sambutannya, bupati memaparkan bahwa Musrenbangcam merupakan forum musyawarah antar pelaku pembangunan dalam rangka menyusun rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) yang dilakukan secara berjenjang, mulai dari musrenbang desa/kelurahan, musrenbang kecamatan hingga musrenbang kabupaten.

“Musrenbangcam tahun 2018 dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Sampang tahun 2019 yang merupakan tahun kelima pelaksanaan RPJMD Kabupaten Sampang 2013-2018 selama pimpinan Al-Falah. Hal ini menjadi momentum evaluasi terhadap kinerja kecamatan dan target capaian visi dan misi Kabuapaten Sampang yang tertuan dalam RPJMD Kabupaten,” paparnya.

Bupati juga menambahkan, permasalahan pembangunan yang utama tahun 2018 cukup banyak, diantaranya, tingginya angka kemiskinan, masih rendahnya IPM, meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT); lambatnya pertumbuhan ekonomi; terbatasnya aksesibilats dan kualitas infrastruktur dasar serta masih tingginya intensitas bencana alam banjir.

Dihadapan para peserta Musrenbangcam. Bupati berkomitmen, di akan membangun Kabupaten Sampang menjadi lebih baik dengan fokus pada prioritas pembangunan.

“Mulai dari sektor peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik layanan publik yang berkualitas, peningkatan kualitas dan aksesibilitas pelayanan dasar (infrastruktur, pendidikan dan kesehatan), penurunan tingkat kemiskinan, peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penanggulangan bencana secara efektif dan berkelanjutan, pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal dan pemberdayaan serta penguatan kelembagaan masyarakat desa,” pungkasnya. (Gan/Hoki).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here