https://limadetik.com/

Cerita Sedih Tukang Becak di Sumenep Ditengah Sulitnya Ekonomi

  • Bagikan
Cerita Sedih Tukang Becak di Sumenep Ditengah Sulitnya Ekonomi
FOTO: Pangkalan becak di Pandian Kota sumenep

SUMENEP, LimaDetik.Com – Pandemi covid-19 sejak tahun lalu benar-benar berdampak pada hampir semua sektor. Terlebih sektor ekonomi masyarakat kecil seperti halnya tukang becak.

Salah satu abang becak di Kabupaten Sumenep, sebut saja Hefni (62) warga Desa Pandian Kecamatan Kota Sumenep yang setiap harinya mangkal di sekitaran puskesmas pandian untuk mengais rejeki.

https://limadetik.com/

“Sekarang ini sulit mas dapat penumpang, kadang tiap harinya belum tentu dapat. Kalau lagi rejeki ya paling banyaklah 2 orang penumpang” katanya bercerita, Kamis (11/3/2021).

Lebih lanjut bapak satu anak itu bercerita, sejak pandemi covid-19 melanda negeri ini dia bersama teman-teman se profesinya kadang setiap harinya hanya membawa pulang uang sebesar Rp 7000 – 10.000 ribu.

“Ya kami harus syukuri karena mungkin ini sudah rejeki kami sebagai tukang becak, walau kadang pulang tidak bawa uang untuk anak dan istri di rumah” ucapnya dengan wajah melas.

Walau demikian, Bapak asli warga Kabupaten Jember ini tetap tidak menyerah untuk selalu berusaha dengan memeras keringat apa pun ingin dia kerjakan selagi itu halal dan tidak mengganggu orang lain.

“Kalau saya disuruh kerja apapun mau selagi itu tidak bertentangan dengan hukum. Yang penting hasilnya halal, hanya saja masalahnya belum tentu juga ada yang butuh tenaga saya baik hanya sekedar bersih-bersih halaman rumah orang ataupun lainnya” ungkapnya.

Untuk bantuan dari pemerintah sendiri, Bapak Hefni mengaku sudah pernah mendapatkan bantuan yang ia ambil di kantor pos sebanyak Rp 600.000 ribu, tapi itu sudah lama dan hingga kini masih belum ada lagi.

“Pernah dapat Rp 600.000 ribu nama bantuannya saya tidak tahu, hanya kabarnya bantuan dari Bapak Presiden. Dan sudah lama” terangnya.

Selain Bapak Hefni, teman se profesinya Bapak Abdul (57) juga menyampaikan hal yang sama, sulitnya mereka mendapatkan pennghasilan. Namun dirinya berharap semoga dengan Bupati yang baru ini ada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan membaiknya ekonomi bagi rakyat kecil.

“Kalau saya sih harapannya bapak Buapti dan Wakil nya bisa memperbaiki ekonomi masyarakat di sumenep. Sebab kalau ekonomi masyarakat sudah bagus pasti kami juga penarik becak yang penghasilnya kecil ini bisa kebagian rejeki dari warga yang membutuhkan jasa abang becak” tuturnya.

(yd/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan