https://limadetik.com/

Fantastis! SMPN 1 Sampang Capai Kekebalan Kelompok 90,8%

Penulis: MadasEditor: Wahyu
  • Bagikan
Fantastis! SMPN 1 Sampang Capai Kekebalan Kelompok 90,8%
FOTO: Kepala SMPN 1 Sampang Teguh Suparyanto (baju batik putih) bersama Kepala Puskesmas Kamoning Sampang dr. Intan Ratnasari (kerudung putih) saat mendampingi siswi menjalani vaksinasi di Aula

SAMPANG, Limadetik.com – Sinergitas 2 Instansi antara Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kamoning Sampang dengan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Sampang dalam upaya penanganan dan pencegahan sebaran Corona Virus Desease (covid)-19 patut diacungi jempol.

Kemauan bersama demi terciptanya Herd Immunity (HI) atau kekebalan kelompok di lingkungan sekolah guna melindungi kesehatan siswa dari serangan covid-19 diwujudkan dengan upaya mensukseskan program vaksinasi bagi pelajar.

https://limadetik.com/

Bertempat di Aula SMPN 1 Sampang, gelaran vaksinasi bagi pelajar digelar pada Sabtu (4/9/2021) pagi.

Pantaun dilokasi, siswa-siswi harus menjalani proses pendataan, lalu screening cek kesehatan, penyuntikan dan pemberian sertifikat vaksinasi.

Dijelaskan oleh Kepala SMPN 1 Sampang Teguh Suparyanto kepada Limadetik.com, gelaran vaksinasi kali ini merupakan gelaran ke-2 yang berkolaborasi dengan Puskesmas Kamoning Sampang.

Adapun capaian sasaran sebagai berikut :

– Terdata. : 97 siswa
– Vaksin di sekolah : 85 Siswa
– Vaksin mandiri : 12 siswa

“Ini gelaran vaksinasi ke-2 dan juga dosis ke-2. Hasil dari giat ini kita laporkan ke Dinas Pendidikan Sampang. Syukur alhamdulilah, kesadaran siswa dan orang tua siswa meningkat” jelasnya melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (4/9/2021).

Fantastis! SMPN 1 Sampang Capai Kekebalan Kelompok 90,8%
FOTO: Siswa menjalani proses pendataan, screening, penyuntikan dan pemberian sertifikat vaksinasi

Berikut data capaian vaksinasi di SMPN 1 Sampang :

– Jumlah total siswa : 867 siswa
– Tervaksin. : 787 siswa
– Belum divaksin. : 80 siswa
– Capaian vaksinasi. : 90.8%
– Sisa belum divaksin: 9.2%

Bagi peserta didik yang belum tervaksin, lanjut Teguh, akan dikonsultasikan ke pihak Disdik Sampang.

Beberapa alasan siswa tidak tervaksin diantaranya karena :

– Usia kurang dari 12 tahun : 1 siswa
– Komorbid : 2 siswa
– Takut : 1 siswa
– Kurang paham : 76 siswa

Apa yang dilakukan pihaknya, menurutnya, merupakan bagian dari upaya menciptakan kekebalan kelompok demi kesehatan siswa agar terhindar dari covid-19.

“Saya ingin anak-anak menemukan dunianya, senang belajar bersama dan bertemu dengan teman-temannya. Demi kekebalan tubuh dan kesehatan kita, marilah kita vaksin! Gak usah ragu dan takut karena vaksin itu aman dan halal” ajaknya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Kamoning Sampang dr. Intan Ratnasari mengatakan, giat sinergitas vaksinasi pelajar tersebut merupakan pilot project percontohan bagi lembaga sekolah yang lain.

“Agar pelajar dan orang tua siswa sadar dan paham akan vaksin. Kita sebagai tenaga kesehatan hanya sifatnya memfasilitasi saja. Karena ini bagian dari bentuk jemput bola dan upaya pendekatan layanan kesehatan. Tetap disiplin protokol kesehatan dan jangan lupa untuk vaksin covid-19” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan