oleh

Fattah Jasin dan Achmad Fauzi Sama Pendatang Baru di Pilkada Sumenep

Rabu, 15 Juli 2020

Opinini, Oleh: Wahyu

(Pecinta Kopilkada Sumenep)


Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk Bupati dan Wakil Bupati di Sumenep, Jawa Timur tidak akan lama lagi di gelar yakni tepatmya 9 Desember 2020 akan datang. Perhelatan politik 5 tahunan ini selalu saja ada yang baru dan sensasi dalam politik untuk memikat hati setiap rakyatnya.

Pada pemilu Bupati dan Wakil Bupati Sumenep kali ini, walau pendaftaran secara resmi baru akan di buka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep pada September 2020. Namun geliat politik masing-masing partai politik sudah mulai nampak termasuk pula dari para pendukung masing-masing jagoannya.

Tapi mari kita melihat ke depan secara keseluruhan dari masing-masing nama yang telah muncul di tengah masyarakat bahkan sudah ada partai pengusung yang sudah mendeklarasikan diri sebagai peserta kontestan pemilu yang akan datang, salah satunya Partai Indonesia Demokrasi Perjuangan (PDIP) yang akan mengusung Ketua DPC nya yakni Achmad Fauzi bedasarkan rekom yang ada dan di sandingkan dengan Ny.Dewi Khalifah atau dikenal dengan sebutan Nyi Eva. Dan ini sudah dideklarsikan beberapa minggu yang lalu tepatnya di Kantor DPC PDIP Kabupaten Sumenep di Jalan lingkar barat Sumenep.

Tak sampai di situ, berselang beberapa waktu kemudian Partai Amanat Nasional (PAN) Sumenep juga ikut memberikan rekomnya kepada Achmad Fauzi – Ny Eva pada pemilu yang akan datang. Tentunya hal ini sontak membuat publik terkejut, mengingat Partai yang berlambang matahari terbit itu merupakan partai yang selalu jarang bersatu dengan PDIP baik di tingkat daerah hingga ke tingkat pusat. Namun lagi-lagi itulah politik apa saja bisa terjadi asal sesuai selera makan dan selera minum Hehe.

Tidak mau kalah dari PDIP, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang merupakan partai pemenang di Kabupaten Sumenep pun ikut melabuhkan rekomnya kepada seorang birokrat yang namanya sudah lama diketahui memang akan diusung partai besutan Gus Dur yakni RB. Fattah Jasin sekaligus bersama wakilnya KH.Muhammad Ali Fikri, pengasuh Pondok-Pesantren Annuqayah, Guluk-guluk Sumenep, salah satu pesantren terbesar di Madura. Beliau adalah putra mendiang almarhum KH.A.Warist Ilyas seorang yang sangat berjasa bagi partai persatuan pembangunan (PPP).

Pendatang Baru Politik

Jika kita berbicara pendatang baru dalam perpolitikan pada pilkada sumenep, semua orang tahu, salah satu kandidat yang kini diusung PKB yakni RB Fattah Jasin merupakan pendatang baru di pilkada Sumenep yang akan datang. Gus Acing, yah..begitu akrab namanya disapa oleh masyarakat sumenep dia adalah salah satu putra kelahiran Sumenep yang telah banyak menghabiskan waktunya di jajaran birokrsi Jawa Timur. Jabatan terakhirnya saat ini Bakorwil Madura di Pamekasan dan sebelumnya dia menjabat sebagai Kepala Perhubungan Provinsi Jawa Timur.

Tentunya banyak publik bertanya-tanya siapa Gus Acing yang memiliki nama lengkap Dr.H.RB Fattah Jasin yang konon katanya garis keturunannya dari Raja Sumenep yakni Sultan Abdur Rahman. Pastinya kita masih juga bertanya seperti apa dan bagaimana orangnya sehingga mampu meraih rekom partai besar di Sumenep untuk maju pada pemilu nanti.

Publik tidak perlu risau dan ragu dengan pendatang baru itu, sebab partai pasti sudah lebih tahu prestasinya selama dalam birokrasi. Namun publik juga perlu tahu pendatang baru itu bukan hanya Fattah Jasin saja melainkan juga Achmad Fauzi yang kini masih menjabat sebagai wakil bupati sumenep yang punya keinginan sama dengan lainnya untuk menjadi orang nomer satu di bumi Sultan Abdurrahman ini.

Masih ingat tidak 5 tahun yang silam di mana masyarakat Sumenep pada umumnya juga tidak tahu dan belum kenal siapa Achmad Fauzi saat itu, sebab di mata publik sumenep Fauzi juga adalah pendatang baru yang sengaja disandingkan bersama KH.Busyro Karim yang saat itu maju di periode keduanya dari partai yang sama PKB. Akan tetapi kejelihan paman Achmad Fauzi yakni MH.Siad Abdullah yang juga anggota DPR RI dari PDIP Dapil Madura mencoba menempelkan ponakannya (Achmad Fauzi) dengan yang sudah punya nama atau popularitas saat itu KH.Busyro Karim (Bupati Sumenep) saat ini.

Dari beberapa pandangan politik saat ini, tentunya publik semua pasti tahu jika Fattah Jasin dengan Achmad Fauzi tidak ada bedanya karena sama-sama pendatanga baru di masa nya. Hanya saja bedanya jika Fattah Jasin pendatang baru saat ini sedangkan Achmad Fauzi pendatang baru di lima tahun yang lalu, hanya saja dewi fortuna berpihak kepadanya (Achmad Fauzi) sehingga mampu mengantarkannya di kursi nomer dua di Kapaten yang berslogan Kota Keris ini.

Terbaru penulis dengar rekom Partai Demokrat akhirnya berlabuh ke Fattah Jasin. Hal itu penulis ketahui dari beberapa foto yang beredar luas di group-group WhatsApp. Dan info tersebut sudah 90 persen valid. Nah sekarang tinggal mesin partai masing-masing pendukung yang harus dipastikan kesiapan mereka semua. Apakah akan mampu memikat hari rakyat atau seperti apa.

Tapi yang pasti, pilkada di Sumenep 9 Desember nanti adem dan amankan..?. Tentu, karena itu harapan masyarakat. Namun silahkan masyarakat sumenep menentukan pilihannya tanpa harus merasa tertekan dan terpaksa oleh sesuatu. Dan yang pasti suaranya jangn mau dijual lagi ya jika tidak mau menderita dan menyesal selam 5 tahun. (*)

Komentar

Berita Terkini