Harga Solar Industri Merangkak Naik, Bagaimana Listrik di Kepulauan Sumenep?

SUMENEP, Limadetik.com – Pada bulan April 2018 lalu harga solar industri merangkak naik. Naiknya harga solar ini berpotensi terhadap listrik di Kepulauan Sumenep, Jawa Timur.

Pasalnya, sebagian pulau di Sumenep, seperti warga di Pulau Masalembu masih menggunakan pembangkit listrik tenaga desel (PLTD).

Diketahui, harga dasar solar industri pertamina periode 15-30 April 2018 untuk area I Rp. 10,700. Sedangkan harga dasar solar industri pertamina periode 1- 14 April 2018 area I Rp. 10,300. Area I ini meliputi Sumatera, Jawa, Bali, Madura.

Sayangnya, Menager PLN di Sumenep dan Pemekasan saling lempar. Buktinya, saat limadetik.com mendatangi Kantor PLN Rayon Sumenep, Rudi Hartono mengatakan wawenang PLN area Pemekasan.

“Langsung tanya ke PLN Pemekasan,” katanya, Rabu (9/5/2018).

Sementara itu, Manajer PLN Wilayah Madura Area Pamekasan, Puguh Prijandoko saat dikonfirmasi juga mengaku tidak tau penyebab naiknya harga solar industri. Meski pun diakuinya, pasokan BBM tidak ada masalah dan PLN tetap mengusahakan tetap memenuhi kebutuhan pasokan di kepulauan.

“Pasokan BBM tidak ada masalah. PLN tetap berusaha untuk memenuhi kebutuhan BBM di kepulauan. Tetapi kalau soal harga bukan wawenang kami,”terangnya. (Hoki/Arif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.