IMB UTM Bekerjasama Dengan BNN JATIM, Sosialisasi Bahaya Narkoba di Desa Jeddih Bangkalan

BANGKALAN, Limadetik.com – Ikatan Mahasiswa Bidikmisi (IMB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur mengadakan sosialisasi pencegahan penyalah gunaan narkoba sejak dini. Sekitar 25 anak-anak berumur 10 tahun ke bawah hadir di acara yang bertempat di bina yayasan Al -Mutmainnah Desa Jeddih Kecamatan Socah Bangkalan minggu, (27/5/2018).

Moh satriono yang bertindak sebagai pemateri mengatakan bahwa, 2017 lalu negara indonesia darurat Narkoba, yang artinya jutaan ribu rakyat indonesia utamanya generasi muda sudah rusak moral dan kesehatanya karna pemakaian narkoba, khususnya jawa timur yang mencapai angka 3 juta jiwa yang terdata positif narkoba itupun masih banyak pengguna yang belum terdata.

Acara Tersebut di hadiri Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura (UTM) faisal hidayatullah serta wakilnya khoirul Huda dan juga masyarakat sekitar.

Pada sosialisasi berlangsung, Via, salah satu peserta, berumur 9 tahun bertanya dengan sikap polosnya, “Bagaimana bapak jika ada teman saya yang memakai Narkoba?”

Atas pertanyaan anak tersebut bapak satriono kemudian mengemukakan dengan jawaban yang mudah di cerna anak seusia Via ” Nak jauhi narkobanya tapi jangan jauhi temenmu” ujarnya dengan penuh senyum yang ramah.

Kembali ditegaskan oleh pemateri bahaya narkoba baik dari anak kecil, kaum muda, bahkan orang tua. “Narkoba merusak cita-cita bangsa dan rakyatnya. Bayangkan 1 gram sabu-sabu bisa merengut nyawa lima orang anak, apalagi sampai 3 ton hancurlah negeri ini” Imbuhnya.

Dalam kesempatan ini tak lupa pengasuh yayasan sangat mengapresiasi acara yang juga di kemas dengan buka bersama anak panti asuhan Al-mutmainnah guna mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.

“Semoga masyarakat dan anak bangsa indenesia diselamatkan dari narkoba” tuturnya dengan singkat sembari menutup acara tersebut. (hl/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here