https://limadetik.com/

Jembatan Penghubung Ambles Ganggu Aktivitas Warga

  • Bagikan
IMG 20200305 122536
Jembatan penghubung yang Ambruk

BANGKALAN, Limadetik.com – Warga Desa Dabung, Kecamatan Geger Mengeluhkan lambatnya penanganan Jembatan penghubung antara Kecamatan Geger dan Konang yang ambruk pada 28 Februari lalu.

Hal itu diungkapkan M Soiem (30), menurutnya, jembatan penghubung antar kecamatan itu menjadi satu-satunya akses jalan dari Dabung menuju Konang.

https://limadetik.com/

“Kalau kita pakai jalan alternatif, muter ke Galis lebih jauh, kalau kerugian secara finansial tidak ada, tapi ini bisa menghambat rutinitas masyarakat,” terang Soim.

Maka dari itu, pihanya bersama warga berharap agar pemerintah dapat segera memperbaiki jembatan tersebut.

“Beberapa hari ini sudah ada 2 mobil yang jatuh ke jembatan, karena memang tidak ada penandanya,” ujarnya.

Menyikapi hal itu, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) akan segera mengajukan Surat ke Bupati untuk pengajuan pemakaian Belanja Tak Terduga (BTT).

Kepala Dinas PUPR melalui melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Wildan Yulianto mengungkapkan, Pihaknya akan mengirim surat ke Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) untuk pengajuan BTT.

“Surat laporan Kejadian Bencana dari Badan Penangulangan Bencana Daerah beserta Usulan RAB jembatan dari PUPR,” ungkapnya, Kamis (05/03/2020).

Setelah mengirimkan Surat Pernyataan Bencana dari Bupati, Wildan sapaan akrabnya menambahkan BPKAD akan memproses dana dimaksud.

“Nanti setelah berkas dinyatakan lengkap, BPKAD akan meminta persetujuan bupati untuk mengeluarkan BTT,” imbuhnya.

Karena melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihaknya belum bisa memberi deadline kapan perbaikan segera dilakukan.

“Kami belum bisa ngasih jawaban mas, karna terkait lintas OPD yang jelas dana yang dibutuhkan Sekitar 400-500 juta,” terangnya

Reporter: Wahyudi

Editor     : Yudi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan