https://limadetik.com/

Komunitas Mojokerto Bersatu Rehab Rumah Warga Tidak Layak Huni

  • Bagikan
Komunitas Mojokerto Bersatu Rehab Rumah Warga Tidak Layak Huni
FOTO: Rumah Mbah Alimin sebelum dibedah relawan mojokerto bersatu

MOJOKERTO, LimaDetik.Com – Rumah layak huni merupakan salah satu kebutuhan primer bagi masyarakat. Tetapi saat ini masih ada masyarakat yang rumahnya tidak layak. Tentunya hal ini sangat memprihatinkan.

Melihat kondisi ini, komunitas Mojokerto Bersatu yang terdiri dari beberapa komunitas yaitu Bersama Relawan Indonesia (Beri), Relawan Tanpa Nama (RETANA), Gerakan Sosial Mojokerto ( GSM), Inspiratif Muda Mojokerto (IMM), Info Lantas Kriminal Dan Sosial (ILKS), Semangat Masyarakat Relawan ( Semar), Bangga Mojokerto ( BM), Rumah Berbagi (RB) membantu bedah rumah bagi masyarakat yang tidak mampu.

https://limadetik.com/

Ronny, penanggung jawab kegiatan bedah menuturkan, untuk saat ini pihaknya melakukan bedah rumah mbah Alimin di Dusun Gajah Desa Ngembeh Kecamatan Delanggu Kabupaten Mojokerto, karena rumahnya sudah tidak layak huni dan hampir roboh serta hidup seorang diri.

Komunitas Mojokerto Bersatu Rehab Rumah Warga Tidak Layak Huni
FOTO: Proses pekerjaan bedah rumah Mbah Alimin oleh Relawan Mojokerto Bersatu

“Beliau (mbah Alimin) mengalami sakit lumpuh. Kegiatan ini kita sudah koordinasi dengan pihak perangkat desa dan meminta ijin secara tertulis. Setelah itu baru kita berani untuk menjalankan kegiatan ini. Dan kita juga ada donatur sehingga bisa langsung kita kerjakan. Dengan target secepatnya selesai dan layak huni. Serta mbah Alimin mendapat perhatian dari pemerintah khususnya perawatan kesehatan.” katanya, Sabtu (20/3/2021).

Senada dengan Budhi Handayaningsih, penanggung jawab dari rumah berbagi pusat menjelaskan, sebelumnya pihaknya mendapat kabar dari teman-teman relawan di Mojokerto mengabarkan bahwa ada rumah warga yang bernama Mbah Alimin tidak layak huni dan akhirnya kita survey.

“Ternyata memang butuh bantuan, dan kita putuskan untuk membantu dengan berkoordinasi pemerintah setempat. Karena tempat tinggal Mbah Alimin memang sudah lapuk dan tidak layak huni serta ditakutnya roboh apabila ada angin atau hujan lebat. Sehingga kita putuskan untuk membantu bedah rumah” ujarnya.

(msa/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan