UA-110482044-1, G-W7VVX1GT8W
Tak Berkategori  

LPBI NU Gelar Pelatihan Wast Water Manajemen Bagi Santri

Fotor 153987043645163

PASURUAN, Limadetik.com — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2018 Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim NU (LPBI NU) dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) mengadakan kegiatan Bimtek Pengelolaan Lingkungan melalui konservasi air. Program yang bertajuk “Dari Pesantren Selamatkan Bumi” ini terfokus pada pada peningkatan kapasitas komunitas pesantren dalam mengelola air di lingkungannya.

Fitri Aryani dari LPBI NU Pusat mengatakan kegiatan ini memberikan pemahaman dan pembekalan terkait dengan sistem dan teknologi tepat guna dalam pengolahan limbah air.

Baca Juga :   EML Akhirnya Selesaikan Sumur Eksplorasi ENC 02 di Sumenep

“Kemampuan dalam pengolahan limbah air sangatlah penting untuk dikembangkan mengingat akibat yang sangat besar, akibat dari kemajuan teknologi dan perkembangan industri serta bisa juga menghasilkan dampak resiko yang tinggi terhadap rusak nya ekosistem alam” katanya, Kamis (18/10/2018) melalui rilis yang dikirim pada limadetik.com.

Ia menambahkan, pelatihan ini juga membahas secara spesifik teknologi pengolahan limbah air dan termasuk didalamnya cara untuk mengimprovisasi keefektifan sistem pengolahannya, mengingat pengelolaan untuk bidang ini sangat kompleks.

Kegiatan yang diikuti oleh 30 peserta perwakilan PP. Ngalah Purwosari dan PP. Terpadu Al-Yasini diadakan pada 15-16 Oktober 2018 bertempat di Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini Areng-areng Wonorejo Pasuruan.

Baca Juga :   BMKG Prediksi Sebagian Jabar Berpotensi Hujan Disertai Petir

Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan. Turut hadir dalam acara tersebut, Gus Saiful Anam Chalim (Sekretaris PCNU Kab. Pasuruan), KH. A. Mujib Imron (Pengasuh PP. Terpadu Al-Yasini), dan beberapa Pengurus Pondok Ngalah dan Al-Yasini.

Aris Felani dari LPBI NU Kabupaten Pasuruan mengatakan dengan pelatihan ini para santri yang ada di Pesantren dapat melakukan recyling water system atau pengolahan air limbah air wudlu di pesantren masing-masing.

Baca Juga :   Wakapolres Sampang Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2021

“Selain diberikan teori, peserta juga dibekali praktik mengenai wast water manajemen (WWM) dan diaplikasikan langsung di Pesantrean agar air tidak terbuang sia-sia, namun difungsikan kembali dengan menggunakan media aquaponik menanam sayur dan budidaya ikan”, terangnya.

“Selanjutnya, pasca pelatihan ini PP. Al-Yasini dan PP Ngalah dengan didampingi LPBI NU Kabupaten Pasuruan akan melakukan sosialisasi dan menerapkan WWM serta aquaponik di Pesantren masing-masing” imbuh Aris Felani. (yd)

Tinggalkan Balasan