https://limadetik.com/

Operasi Yustisi di Sumenep, Ehh Ada PNS Teciduk

  • Bagikan
Warga terjaring razia e1609855696245
Sejumlah warga yang terjaring dalam operasi yustisi di Sumenep (@abd_rj)

SUMENEP, LimaDetik.Com – Petugas gabungan yang terdiri dari Polres, Kodim 0827, Satpol PP, Dishub, BPBD Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menggelar operasi yustisi, Selasa (5/1/2020).

Operasi yang berlangsung di depan Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Sumenep jalan Dr.Cipto itu berhasil mengamankan sebanyak 64 warga setempat. Tidak hanya warga biasa ternyata sebagian di antaranya ada yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

https://limadetik.com/

“Tidak hanya warga sipil saja, justru ada yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kita tindak karena tidak menggunakan masker,” kata Kepala Bidang Penegak Perda Satpol PP Sumenep, Nurus Salam.

Salam menuturkan, biasanya petugas melakukan operasi di area taman bunga sumenep, namun kali ini operasi yustisi di depan kantor Pemerintah Daerah (Pemda) yang dianggap merupakan tempat strategis.

“Biasanya operasi yustisi yang berjalan selama ini di area taman bunga dan tempat umum lainya. Ya sekali-kali kita lakukan di sini (depan kantor pemkab, red),” terangnya.

Ia menyebutkan, dari 64 pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes), 43 diberi sanksi penyitaan kartu identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan 21 pelanggar tanpa kartu identitas.

“Ada 11 orang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), 2 orang pegawai bank, 1 orang pengurus yayasan dan 29 orang masyarakat umum” urainya.

Untuk sanksi bagi 21 pelanggar, tambah Salam yaitu berupa push up dan pembacaan teks Pancasila. Sementara untuk yang 43 orang sanksi penyitaan KTP. Operasi yustisi kata dia, merujuk pada Inpres Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Pihaknya berharap, dengan adanya operasi yustisi bagi semua elemen masyarakat dapat tumbuh kesadaran mematuhi protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan dan tetap menjaga jarak.

“Kita berharap dengan operasi yustisi ini penyebaran Covid-19 dapat dicegah, khususnya di Sumenep,” tukasnya.

(yd/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan