https://limadetik.com/

Peringatan Harlah ke-39 Ikbal Tabah: Bersama Alumni Bangkit dan Tingkatkan Kemandirian

  • Bagikan
Peringatan Harlah ke-39 Ikbal Tabah: Bersama Alumni Bangkit dan Tingkatkan Kemandirian

LAMONGAN, LimaDetik.Com – Pondok pesantren merupakan bentuk asli kebudayaan dan sistem pendidikan tertua di Indonesia, karena itu ia mempunyai tanggung jawab untuk mempertahankan eksistensinya demi peningkatan harkat dan martabat bangsa menuju tercapainya kemanusiaan yang utuh sesuai dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam pancasila dasar negara Republik Indonesia.

Dengan demikian, pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan dan perjuangan ke arah tersebut di atas, harus senantiasa berupaya meningkatkan peranannya di tengah-tengah masyarakat dan bangsa, agar keberadaanya betul-betul berdaya guna bagi terciptanya kemajuan bangsa dan kelangsungan negara yang adil dan makmur.

https://limadetik.com/

Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah atau lebih akrab dengan nama pondok Kranji merupakan salah satu pesantren tertua di wilayah Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Lamongan yang secara historis menjadi pusat penyebaran Islam masa walisongo telah memberikan banyak warisan yang sampai sekarang masih dapat dirasakan, seperti halnya eksistensi pondok pesantren Tarbiyatut Tholabah yang didirikan pada tahun 1898 oleh KH. Musthofa Abdul Karim.

Keberadaanya telah memainkan peran penting dalam pelestarian dan pengembangan dakwah Islam di wilayah pesisir utara yang pada abad ke 16 M merupakan salah satu pusat pengembangan Islam di Jawa. Adanya artefak makam Sunan Drajat, Makam Sunan Sendang, juga makam Maulana Asmaraqandi dan Sunan Bonang yang jaraknya tidak terlalu jauh dari area Pesantren Tarbiyatut Tholabah menjelaskan tentang pentingnya wilayah ini dalam potret dakwah Islam di masa lalu.

Sebagai pesantren tertua di Lamongan Jawa Timur, Tarbiyatut Tholabah telah melahirkan lulusan yang telah berkiprah dengan aneka profesi dan tersebar ke seluruh wilayah Indonesia. IKBAL TABAH sebagai organisasi alumni pesantren Tarbiyatut Tholabah yang terbentuk tahun 1982 telah menjadi ruh perjalanan alumni dari masa ke masa.

Pada tahun ini tanggal 19 Maret 2021 memasuki umur 39 tahun organisasi IKBAL TABAH (Ikatan Keluarga Besar Alumni Pesantren Tarbiyatut Tholabah) terus melakukan pendampingan kepada almamater, hal demikian dilakukan agar hubungan alumni dan pesantren Tarbiyatut Tholabah dapat terus terjaga sehingga alumni dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan pesantren.

Gapura masuk Pesantren Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Peringatan Harlah ke-39 Ikbal Tabah: Bersama Alumni Bangkit dan Tingkatkan Kemandirian
FOTO: Gapura Pondok-Pesantren Tarbiyatut Tholabah

Moh Nur Huda, Ketua Umum IKBAL TABAH mengatakan bahwa Pesantren di era sekarang tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan Islam dan pengkaderan ulama, melainkan juga harus difungsikan sebagai lembaga pemberdayaan ekonomi umat.

“Pandemi Covid 19 yang masih diterapkan pemerintah harus dimaknai bahwa pesantren tidak hanya fokus pada pendidikan keagamaan, namun juga harus memberikan metode pembelajaran baru kepada para santri yang mengarah pada pendidikan karakter, skill, dan santripreneurship” ” tegas Nur Huda, Jumat (19/3/2021).

Hal demikian lanjut Nur Huda, perlu dilakukan agar santri lulusan pesantren Tarbiyatut Tholabah tidak hanya dicetak menjadi ulama namun juga memiliki jiwa dan semangat wirausaha.

“Adanya pandemi Covid 19 memaksa seluruh lembaga pendidikan termasuk pesantren Tarbiyatut Tholabah untuk menggunakan teknologi informasi sebagai media pembelajaran” tutur, Nur Huda.

Moh. Shorih Al Kholid, Sekretaris Jendral IKBAL TABAH menuturkan setelah hampir satu tahun hidup di masa pandemi, pondok pesantren harus terus melakukan upaya-upaya inovatif agar mampu beradaptasi dan tidak gagap dengan perkembangan zaman.

“Harus ada upaya dan trobosan inovatif bagi pondok-pesantren, tentu hal itu agar pesantren tidak akan gagap dengan perkembangan zaman hingga mampu beradpatasi” ungkapnya.

Pelatihan membatik di Koperasi Pesantren Tarbiyatut Tholabah

Peringatan Harlah ke-39 Ikbal Tabah: Bersama Alumni Bangkit dan Tingkatkan Kemandirian
FOTO: Pelatihan membatik

Menambahkan Shorih Al Kholid bahwa kembangkitan pesantren adalah kebangkitan umat, pesantren sudah saatnya didiorong dan sejalan dengan kebangkitan Negara dari pandemi Covid 19. Adapun beberapa cara untuk pesantren bangkit yakni sebagai berikut:

Bangkit melalui pemulihan ekonomi
Pesantren dapat memberikan pelatihan kepada santri, guru, dan masyarakat sekitar dengan model praktek pengolahan potensi lokal menjadi ekonomi kreatif masyarakat dan mendorong warga pesantren untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Bangkit melalui pembangunan SDM
Tarbiyatut Tholabah sebagai Pesantren tua di Lamongan tidak hanya fokus pada kajian kajian kitab salaf seperti sebelum terjadi pandemi namun dapat melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas Pendidikan dan kesehatan di Pondok Pesantren. Pola pembelajaran di Pesantren di dorong berbasis digital tekonlogi. Fasilitas kesehatan di Pondok Pesantren dan kesadaran pola hidup bersih dan sehat harus ditingkatkan.

(MK Fatih/Yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan