Nasional

Pertamina Foundation Bawa Angin Segar Di Desa Pagerungan Kecil, KEI kemana?

×

Pertamina Foundation Bawa Angin Segar Di Desa Pagerungan Kecil, KEI kemana?

Sebarkan artikel ini
Pertamina Foundation Bawa Angin Segar Di Desa Pagerungan Kecil, KEI kemana?
FOTO: Pertamina faoundation realisasi Hybrid sistem PLTB dan PLTS Terpusat Untuk Meningkatkan Akses Listrik Daerah 3T Dengan Monitoring Sistem, di Desa Pagerungan Kecil

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Pertamina foundation, bawa angin segar bagi warga, di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Hal itu dibuktikan, dengan adanya realisasi program corporate social responsibility (CSR) berupa Hybrid sistem PLTB dan PLTS Terpusat Untuk Meningkatkan Akses Listrik Daerah 3T Dengan Monitoring Sistem, di Desa Pagerungan Kecil, akhir bulan Desember tahun 2022 kemarin.

Pulau Pagerungan kecil ini, Dalam istilah perusahaan migas, merupakan Desa, kategori ring satu, atau hidup berdampingan dengan eksploitasi perusahaan Kangean Enegery Indonesia (KEI) sejak puluhan tahun nyedot kekayaan alam diwilayah setempat.

“Menjadi angin segar buat kami, warga desa pagerungan kecil, karena pertamina foundation telah peduli dan ikut serta memikirkan kebutuhan warga kami,” kata Halilurrahman, Kepala Desa Pagerungan Kecil. Sabtu (14/1/2023).

Halilurrahman menilai, persoalan penerangan, sebut saja tenaga listrik menjadi tidak asing, di Desa yang ia pimpin selama 3 tahun, hanya saja ia mendapatkat titik terang oleh pemkab setempat, termasuk pihak PLN.

“Persoalan peneragan atau listrik, di Desa kami, sudah lama diperjuangankan, namun tidak ada respon baik. Kami sudah kawal kepada PLN pamekasan, DPRD Sumenep, kangean energy indonesia, bahkan kepada Bupati Achmad Fauzi, namun sampai tahun 2023, tidak ada kabar baik,” ungkapnya.

Melalui, program pertamina foundation ini, pihaknya berharap mampu mendongkrak Desa berdikari energi.

“Pertama saya terima kasih kepada pertamina foundation, karena memantau kebutuhan kami, termasuk realisasi langsung tanpa prosedur rumit. Semoga misi desa berdikari energi dapat tercapai dan menjadi percontohan untuk kesuksesan kegiatan mulia ini,” paparnya.

Sementara, Saleh Huraibi, Kepala Puskesmas pembantu (Pustu) Desa Pagerungan Kecil, mengaku terbantu dengan adanya program Hybrid sistem PLTB dan PLTS Terpusat Untuk Meningkatkan Akses Listrik Daerah 3T Dengan Monitoring Sistem.

“Alhamdulillah, sangat membantu, karena perlu diakui, Pustu sangat membutuhkan aliran listrik, guna pelayanan administrasi kesehatan, dan kenyamanan pasien,” ujarnya.

Terlepas soal pelayanan kesehatan, pihaknya melihat, kedatangan pertamina foundation di Desa pagerungan kecil, menjadi angin segar.

“Saya kira, nasib masyarakat pagerungan kecil akan tetap abadi diatas kegelisahan, ternyata masih ada yang peduli,” pungkasnya.