https://limadetik.com/

Pesan Kapolres Sumemep Saat Kopdar bersama Insan Pers

  • Bagikan
IMG20200229200752 scaled
Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi, S.I.K, M.I.K Saat memberikan sambutan dalam Kopdar bersama awak media di Caffe Ramio

SUMENEP, Limadetik.com — Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi menggelar Kopi Darat (Kopdar) yang dihadiri segenap Polsek jajaran dan awak media.

Acara Kopi darat (Kopdar) berlangsung di Caffe Ramio Jalan Dr.Cipto, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Hadir dalam kopdar Waka Polres Sumenep, para Kasubbag, Kasat, Kanit dan seluruh Kapolsek di bawah Polres Sumenep.

https://limadetik.com/

Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi dalam sambutannya menyampaikan banyak terimakasih kepada media, karena medialah dia merasa terbantu untuk melakukan sesuatu hal yang penting dan berguna bagi masyarakat Sumenep.

“Saya banyak berterimakasih kepada media, karena media banyak menyampaikan berita berita yang bermanfaat sesuai fakta di lapangan, sehingga kami bekerja dapat terkontrol hingga masyarakat Sumenep tahu bahwa kami bekerja sesuai apa yang diharapkan selama ini” kata Kapolres Deddy Supriadi, Sabtu (29/2/2020).

AKBP Deddy juga berpesan di hadapan ratusan awak media yang hadir, agar sama saling menjaga keamanan, kedamaian dan kesejukan di Kabupaten Sumenep, terlebih tahun 2020 ini Sumenep akan melaksanakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati maka tentunya media harus mampu dan bisa menangkal berita Hoax (bohong).

“Sumenep di tahun 2020 ini akan melaksanakan pemulihan bupati dan wakil bupati, tentunya peran media sangat penting untuk mencegah berita Hoax atau bohong sehingga di tahun politik ini masyarakat tetap aman, damai dan sejuk tanpa Hoax” terangnya.

Kapolres yang mudah bergaul dan berbaur dengan masyarakat ini juga menyampaikan terkait dengan penggerebekan dan penyegelan gudang pengoplosan beras di Desa Pamolokan, Kota Sumenep kemarin adalah bagian dari kerjasama media yang ikut memberitakannya sesuai fakta yang ada, sehingga masyarakat sumenep banyak tahu kejadian yang selama ini tidak terungkap.

“Kejadian penggerebekan gudang beras yang diduga dioplos kemarin itu kami sudah undang media semua untuk hadir di TKP agar tahu kejadian yang sebenarnya, dan Alhamdulillah media hampir semua hadir memberitakannya, ini semata mata agar masyarakat yang selama ini tidak tahu kejadian sebenarnya akhirnya pun tahu dari media sesuai apa adanya” papar Kapolres Deddy.

Ditambahkannya, wartawan atau masyarakat tidak perlu takut untuk melapor ke pihak Polisi jika menemukan kejahatan di tengah masyarakat Sumenep. Pihaknya pun berjanji akan tetap melindungi dan menutupi nama pelapor. (yd/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan