BATURAJA, Limadetik.com — Puluhan Anggota Polres Oku menggelar Operasi Zebra di berbagai titik di wilayah kab oku selama 14 hari yang di mulai dari tanggal 30 Oktober 2018 hingga 12 November 2018.

Dalam operasi zebra melibat kan anggota Satlantas, Intel, Bin mas, Sabara, Dinas perhubungan, dan Pom.

Kasat lantas polres OKU AKP Listiono mengatakan, Razia Operasi Zebra adalah Operasi pusat dari mabes polri prioritasnya adalah pelanggaran pelanggaran lalu lintas yang mengakibatkan kapasitas korban yang tidak tertib dalam berkendaraan.

“Tujuan dari operasi zebra adalah untuk membentuk karakter masyarakat yang tidak tertib menjadi tertib dalam berkendaraan demi keselamatan masyarakat sendiri” katanya, Selasa (6/11/2018).

Menurut Kasat Lantas, Operasi Zebra akan dilakukan di sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas baik di dalam kota maupun di jalan lintas.

Baru beberapa hari Operasi Zebra sudah ada 150 pelanggaran, mulai dari pengguna kendaraan yang melawan arus, tidak mengenakan helm, tidak memakai sabuk pengaman saat mengemudi kendaraan roda empat, boncengan lebih dari satu, muatan melebihi, tidak membawa sim/stnk, dan lain sebagainya” jelasnya.

Ia menambahkan pelanggaran ini bukan dari masyarakat Kabupaten OKU saja melainkan dari Kabupaten tetangga seperti kabupaten OKU Selatan, OKU Timur, Prabumulih yang kebetulan lewat dan terjaring dalam operasi zebra.

Lebih lanjut Listiono menjelaskan, penekanan pada Operasi Zebra langsung pada penegakan hukum. Untuk targetnya lebih ke pelanggaran yang berpotensi pada fatalitas kecelakaan lalu lintas.

“Kepada masyarakat patuhi rambu rambu lalu lintas, patuhi aturan lalu lintas,tertib berlalu lintas, dan jadikan berlalu lintas menjadi kebutuhan berkendaraan sehingga akhirnya selamat sampai tujuan” harapnya. (fikri/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here