Rumah Anggota DPRD Pamekasan Dirusak Pemilik Mobil Rental

Red: Rudy

PAMEKASAN, Limadetik.com – Polemik mobil rentar yang menimpa keluarga dari salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Jawa Timur,Taufikurrahman berujung pada pengrusakan rumah yang diduga dilakukan oleh pemilik mobil rental.

Kejadian pengrusakan tersebut berlangsung sekitar pukul 19.10 Wib jumat malam (5/1/2018) dan mengakibatkan rumah Taufikurrahman yang kini menjadi Anggota Komisi IV  DPRD Pamekasan,Madura,Jawa Timur ini mengalami beberapa kerusakan.

Dari beberala informasi ternyata kejadian itu dilatar belakangi mobil rental yang disewa oleh sala satu keluarga DPRD Komisi IV yang mengalami kecelakaan di jalan Tol Pandaan saat hendak perjalan ke Malang, atas kejadian itu sipemilik mobil rental meminta ganti rugi uang senilai Rp. 115.000.000,- (Seratus Lima Belas Juta Rupiah). Dan akhirnya berujung kisruh.

Menurut keterangan warga sekitar yang sempat menyaksikan dan tidak mau namanya dipublikasikan mengatakan bahwa berawal kejadian tersebut sekitat jam 19.00 Wib malam melihat ada 8 orang yang mendatangi rumh Taufikurrahman (anggota DPRD.red).

“ Ia pertama kali saya melihat ada orang yang mendatangi kediaman komisi IV sekitar 7 sampai 8 orang, dan salah satu dari mereka ada yang membawa sajam,” ungkapnya

Adapun kerusakan dari kejadian tersebut, yakni meja kaca pecah,diduga akibat dibanting pelaku.

Mia, anak dari Taufikurrahman (DPRD) menjelaskan, bahwa sebelum kejadian tersebut kisruh, awalnya orang tuanya bersama pemilik rental mobil sedang menunggu kehadiran Faisal, selaku penulis surat pernyataan akan mengganti mobil rental Avanza yang kecelakaan di Tol Pandaan.

“Om Faisal menulis surat perjanjian akan memenuhi/mengganti mobil rental itu, karena sudah tidak kuat dengan ancaman yang dilakukan oleh pemilik rental, yang sempat ada bahasa akan membunuhnya, jadi terpaksa membuat surat perjanjian itu sendiri. Serta karena pihaknya tidak sempat mencari nafkah (tak dapat bekerja) lantaran pihak pemilik rental selalu menghampirinya,” tutur Mia

Lebih lanjut Mia menceritakan Sembari menunggu, karena Faisal tak kunjung datang, pemilik rental bersama yang lain ngamuk, dengan mengatakan,hal yang menakutkan.

“Marah (madura) jangan bikin aku emosi, kalok mau lewat jalur kekerasan ayo,”kata Mia yang menirukan gaya bahasa pelaku.

Kemudian Ayah berdiri dan bilang, “ayo tidak papa,” kata Ayahnya kepada pemilik rental itu, lalu meja ruang tamu dibanting sampai pecah semua sama pemilik rental, kemudian Ayahnya kabur dari mereka, karena ada dari salah satunya membawa sajam, kaburlah Ayahnya bersama Affat (ayah tiri dari Taufikurrahman) yang kebetulan juga menemuainya. lewat pintu belakang rumahnya.

Tak sampai disitu setelah Taufik kabur ada dua wanita datang mereka keluarga dari pemilik rental itu yang menghampiri rumah Mia (anak dari DPRD) dengan cara ngamuk-ngamuk didepan rumahnya.

“Mereka ngamuk lantaran saat ini sudah nyampek pada tanggal pembayaran dari surat perjanjian yang dibuat oleh Faisal, pihak pemilik rental meminta ganti rugi uang sebesar Rp. 115.000.000,- (Seratus Lima Belas Juta Rupiah). Tapi Ayah bilangnya siap ganti rugi, akan memperbaiki mobilnya yang rusak itu,” jelas Mia.

Sementara itu, Taufikurrahman, Anggota DPRD Komisi IV Pamekasan menyampaikan, “tiba-tiba ada pengrusakan karena saudara saya ada pernyataan tanggungan kepada orang tersebut, tetapi meminta pertanggung jawaban kepada saya. Saya laporan resmi,” jelasnya.(ndi/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here