Scroll Untuk Membaca Artikel
Headline News

Rumah Warga Sumenep Penerima Bansos Pemerintah akan Segera Dipasang Label

×

Rumah Warga Sumenep Penerima Bansos Pemerintah akan Segera Dipasang Label

Sebarkan artikel ini
Rumah Warga Sumenep Penerima Bansos Pemerintah akan Segera Dipasang Label
Kadis Sosial P3A Sumenep, Drs. Achmad Dzulkarnaen

Rumah Warga Sumenep Penerima Bansos Pemerintah akan Segera Dipasang Label

LIMADETIK COM, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) setempat terus melakukan upaya pengentasan kemiskinan melalui sejumlah program Bantuan Sosial (Bansos), dan program-program ekonomi lainnya.

GESER KE ATAS
SPACE IKLAN

Namun bansos yang tepat sasaran dan pemanfaatannya benar-benar bisa dirasakan oleh warga yang layak, perlu adanya penertiban Keluarga Penerima Manfaat (KPM), salah satunya dengan satu data yang terpusat dan melabeli rumah warga penerima bantuan.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Drs Achmad Dzulkarnaen mengatakan, setelah melalui kajian dan berdasarkan aturan, maka pihaknya akan memasang label di rumah rumah penduduk yang dapat bantuan sosial.

“Kita akan ada pemasangan stiker atau tanda yang bertuliskan, Keluarga Penerima Manfaat di setiap rumah penduduk yang menerima bantuan sosial,” katanya, Senin (11/9/2023).

Pemasangan label atau stiker kata Dzul akan menjadi tanda bahwa warga yang dipasangin stiker benar-benar layak menerima bantuan dari Pemerintah. Tentu juga sebagai upaya memberikan kesadaran kepada warga yang memiliki kemampuan untuk tidak menerima bansos.

“Kalau sudah dilabeli tanda Penerima bantuan, tentu bagi orang yang cukup mampu bisa sadar dan tidak mau menerima bantuan lagi, (Mandiri)” jelasnya.

Izoel.sapaan akrabnya melanjutkan, hingga saat ini pihaknya masih mengonsep ada berapa kepala keluarga (KK) yang akan dipasangi stiker. “Secepatnya akan kita lakukan (pemasangan) stiker tersebut” ujarnya.

Dalam pengentasan kemiskinan menurut Kadinsos P3A itu, bukan hanya pada Dinas Sosial saja, akan tetapi harus berkolaborasi dengan Dinas yang lain yang ada di Kabupaten Sumenep, sehingga hasilnya juga akan lebih cepat terasa.

“Tidak cukup kalau hanya Dinsos yang akan melakukan program percepatan kemiskinan, maka deri itu harus ada kolaborasi dengan Dinas terkait untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep,” jelasnya.

Kadinsos P3A itu menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menargetkan angka kemiskinan harus turun ke angka 12 persen dan saat ini masih dalam angka 18 persen.

“Kita terus lakukan upaya-upaya menekan angkanya hingga pada target 12 persen, tentu ini akan tercapai dengan kapasitas kolaborasi semua Dinas,” pungkasnya.

× How can I help you?