Rumahnya Terbakar, Rahman Malah Nekat Hadang Relawan PMK Dengan Mandau

BANJARMASIN, Limadetik.com —Entah apa yang ada dibenak Muhammad Rahman (30) hingga dirinya nekat membiarkan rumahnya hangus dilahap si Jago Merah pada Jum’at (20/7) malam sekitar pukul 20.00 WITA.

Tidak hanya membiarkan rumahnya rata dengan tanah, Rahman juga nekat menghadang sejumlah relawan bersama PMK yang hendak memadamkan api, dengan sebilah parang jenis mandau yang terhunus.

Akibatnya bisa ditebak, rumah yang berada di Handil Amuntai, Desa Makmur RT 2, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar ludes dilalap si jago merah. Termasuk seluruh perabot dan barang berharga di dalamnya juga terbakar tak tersisa.

Salah seorang tetangga korban, dua orang saksi Muhammad Abdi (40) mengaku awalnya dirinya melihat kepulan asap tebal membumbung dari dalam rumah korban. Saat dicek, ternyata sebagian rumah milik korban telah terbakar.

“Api cepat membesar karena terbuat dari kerangka dan dinding yang berbahankan kayu serta beratapkan asbes dengan ukuran 5X15 meter,” ungkap Muhammad Abdi.

Polisi dari Mapolsek Gambut Kabupaten Banjar yang mendapat laporan warga mengenai aksi nekat dari Muhammad Rahman segera menuju lokasi terbakarnya rumah semi permanen tersebut.

“Dilokasi kejadian anggota kami langsung mengamankan Muhammad Rahman beserta mandaunya agar proses pemadaman api dari para relawan berjalan dengan cepat supaya tidak merembet kerumah penduduk lainya,” ungkap Kapolsek Gambut AKP Purnoto.

Saat ditanya perihal yang menyebabkan terbakarnya rumah semi permanen itu, pihak kepolisian masih mendalami penyebab secara pasti kejadian kebakaran tersebut.

“Namun, dugaan sementara api berasal dari tungku api yang lupa dimatikan seusai memasak. Sedangkan saat itu memang sang pemilik rumah sedang memasak menggunakan tunggu api tradisional yang menggunakan bahan bakar dari kayu. Sehingga api menyulut ke bangunan yang berdekatan dengan tungku,” papar Purnoto

Usut punya usut mengenai perilaku Muhammad Rahman yang nekat menghadang relawan saat hendak memadamkan apu yang membakar rumahnya ternyata diduga mengalami gangguan jiwa setelah pihak kepolisian menemukan Kartu Berobat RSJD Sambang Lihum dengan nomor pasien : 019632.

“Sesuai hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta keterangan saksi dan surat berobat di RSJD Sambung Lihum, dapat dipastikan Muhammad Rahman mengalami gangguan jiwa,” ungkap Purnoto.

Dalam kejadian kebakaran itu, tidak ada korban jiwa. Kobaran api juga tidak menjalar ke rumah lain karena berjarak antar rumah lumayan berjauhan. Namun Untuk kerugian diperkirakan mencapai 100 juta rupiah. (edoz/rd).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here