https://limadetik.com/

Selalu Terdepan Untuk Bangsa, Anggota Kodim Probolinggo Siap-Siap Divaksin

  • Bagikan
Selalu Terdepan Untuk Bangsa, Anggota Kodim Probolinggo Siap-Siap Divaksin
FOTO: Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto saat kunker ke Probolinggo

SURABAYA, LimaDetik.Com – Selalu berada di depan untuk kepentingan Bangsa, Anggota Kodim Probolinggo, Jawa Timur sudah siap untuk menjadi vaksinasi pada penyuntikan vaksin sinovac.

Hal itu juga sesuai dengan keininginan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto agar seluruh satuan di jajarannya untuk mendukung upaya pemutusan rantai pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

https://limadetik.com/

Dalam kunjungannya ke Makodim 0820/Probolinggo pada Jumat, 12 Februari 2021, Pangdam menyebutkan jika TNI menjadi garda terdepan dalam pencegahan, sekaligus sosialisasi adanya protokol kesehatan di masyarakat.

Baca Juga:
. Pangdam V/Brawijya: PPKM Berlanjut Skala Mikro
. Sebanyak 353 Kg Narkotika Jaringan Internasional Diungkap Polda Aceh

Bukan hanya itu saja, ia juga membahas adanya kebijakan Work From Home atau WFH. Pada pelaksanaan WFH, Suharyanto mengimbau para prajurit dan PNS berusia diatas 50 tahun, agar tak bekerja di kantor.

“Nantinya akan terealisasi 75% persen WFH, 25% bekerja di kantor,” pintanya.

Baca Juga:
. Miras Oplosan Renggut 1 Nyawa di Pandgelang, Polres Lakukan Penyelidikan
. Masuk Zona Merah, Panglima TNI Intruksikan Perketat Prokes dan Bombardir RT

Selain sosialisasi tentang protokol kesehatan, ia juga mengimbau personelnya untuk mensosialisasikan adanya vaksinasi. Sebab, rencananya vaksinasi itu akan dilakukan di Probolinggo. “Rencananya dilaksanakan pada Minggu keempat bulan ini,” beber Pangdam.

Suharyanto menjelaskan, dalam waktu dekat para prajurt TNI akan mendapatkan vaksin. Namun, meski sudah mengikuti proses vaksinasi, bukan bisa dinyatakan bebas Covid.

“Maka dari itu, disamping menjaga warga binaan, mereka juga harus bisa menjaga diri sendiri dan keluarga,”
pintanya.

Bahkan, Pangdam juga menginstruksikan Dandim untuk tak segan-segan meminta perkuatan Satuan Tempur. “Selama PPKM, harus ada penurunan angka terkonformasi Covid,” tegas Suharyanto.

(PendV/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan