https://limadetik.com/

Sinergi Pemkab dan IDI Pamekasan, Permudah Masyarakat Konsultasi Langsung dengan Dokter

  • Bagikan
Sinergi Pemkab dan IDI Pamekasan, Permudah Masyarakat Konsultasi Langsung dengan Dokter
FOTO: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam (tengah) bersama Ketua IDI Cabang Pamekasan dr. Tri Susandhi Juliarto (kiri)

PAMEKASAN, Limadetik.com – Memberikan pelayanan yang mudah dari semua sektor bagi masyarakatnya, merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan untuk terus meningkatkan rasa kepercayaan masyaraka terhadap pemerintah dalam mempermudah layanan termasuk layanan kesehatan.

Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Pamekasan, Jawa Timur akan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk berkonsultasi tentang kesehatan di tengah pandemi covid-19.

https://limadetik.com/

Hal itu juga disampaikan Ketua IDI Cabang Pamekasan, dr. Tri Susandhi Juliarto, pihaknya bersama pemerintah daerah akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam situasi pandemi seperti sekarang. Salah satunya dengan memberikan beberapa nomor telpon dokter yang bisa dihubungi untuk berkonsultasi langsung tentang kesehatannya.

Menurutnya, dokter nantinya akan memberikan rekomendasi kepada masyarakat terkait tindakan yang dapat diambil atas penyakit yang dideritanya. Apakah harus dirujuk kepada fasilitas kesehatan (faskes), hanya memberikan resep obat yang wajib dikonsumsi atau bahkan cukup dirawat di rumah saja.

“Maka dengan demikian, masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri atas penyakit yang dideritanya” kata dr.Tri Susandhi Julianto, saat bertemu dengan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (2/8/2021).

Lebih lanjut dr. Tri mengatakan, pihaknya bersama Pemkab Pamekasan selalu bersinergi dalam memutus penyebaran covid-19 di wilayah Pamekasan tanpa terkecuali

“Kapan pun, kami siap bekerja sama dengan pemkab dalam memutus penyebaran covid-19 ini, karena kita memang harus bersama-sama dalam masalah ini” ucapnya.

Selain itu kata Ketua IDI Pamekasan ini, upaya memutus penyebaran covid-19 tersebut membutuhkan edukasi massif kepada masyarakat, tidak hanya dilakukan oleh tenaga medis, dokter, dan pemkab. Melainkan juga masyarakat secara umum memiliki tugas besar agar wabah ini segera berakhir.

“Intinyanya, kami selalu bersinergi, jadi apa yang diinginkan pemkab dalam masalah ini, kami siap melaksanakan. Beberapa dokter juga telah siap memberikan nomor telponnya agar masyarakat bisa konsultasi secara langsung,” terangnya.

Pada kesempatan kali ini, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengapresiasi para dokter yang telah bekerja keras memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Terutama ketika kasus covid-19 meledak seperti yang terjadi belakangan ini yang tentunya dihadapkan dengan beberapa fenomena di lapangan.

Bupati Baddrut menilai, fenomena tersebut salah satunya berupa antipati masyarakat terhadap covid-19, bahkan sebagian mereka tidak percaya dan menolak atas fakta keberadaan virus itu. Namun, dokter dan tenaga medis secara umum tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam memberikan edukasi tentang covid-19 kepada masyarakat dengan memperbaiki pola komunikasi agar mereka tidak menolak atas penyakit covid-19 yang dideritanya. Sehingga, penyebaran virus tersebut bisa ditekan secara maksimal” ungkap Bupati.

Mas Tamam sapaak akrab Bupati muda ini juga menyampaikan terimakasih kepada dokter yang berkenan memberikan nomor telpon agar masyarakat bisa konsultasi secara langsung. Namun, nomor telpon yang bisa dihubungi masyarakat diharapkan tidak hanya dua dokter saja, sehingga pelayanan lebih maksimal.

“Kami haturkan bnayak terimakasih kepada IDI Pamekasan, tentu ini tidak hanya dua nomor telpon saja, bisa sampai empat nomor telpon. Nanti dibagi harinya, misalnya kalau hari senin menghubungi dokter ini, demikian juga seterusnya,” tandasnya.

Di samping itu tambah mantan Anggota DPRD Provinsi Jatim ini, nomor telepon yang bisa diakses masyarakat nantinya akan disebar hingga tingkat desa dan kecamatan melalui banner yang dipasang di beberapa tempat strategis. Hal itu dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapat pelayanan kesehatan.

“Tentu dengan ini, kami akan terus mendorong dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dalam memberikan edukasi tentang covid-19 kepada masyarakat bisa juga dilakukan dengan membuat video pendek dari dokter, sehingga masyarakat akan lebih percaya akan hal tersebut” pungkasnya.

(Arf/Yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan