SMK di Kepulauan Sumenep Belum Bisa Gelar UNBK ‘Online’

SUMENEP, limadetik.com – Sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sejak hari ini, Senin (25/3/2019) hingga (29/3/2019).

Hanya saja, masih ditemukan ada beberapa sekolah yang melaksanakan UNBK secara offline. Mayoritas SMK yang menggelar UNBK secara offline berada di wilayah kepulauan.

“Benar, memang masih ada yang masih offline, saya lupa jumlahnya, tapi sebarannya ada di Kecamatan Kepulauan. Seperti Masalembu, Sakala dan Kangean,” kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep, Sugiono Eksantoso.

Sugiono menjelaskan, satu-satunya yang membuat tidak semua sekolah bisa melaksanakan UNBK secara online, karena jangkauan jaringan yang belum memadai. Sebab, jarak dari daratan ke Pulau Masalembu misalnya, membutuhkan waktu sekitar 16 jam perjalanan laut.

“Kalau di daratan semuanya sudah online. Kendalanya hanya di Kepulauan. Karenanya, kami kemarin menyampaikan kepada pemerintah agar memperhatikan hal ini,” ucapnya.

Menurut Sugiono, pelaksanaan UNBK SMK hari ini pertama ini belum ditemukan kendala berarti, semua masih berjalan sesuai rencana. Jumlah siswa yang mengikuti ujian SMK ini 1.849 siswa yang tersebar di 3 SMK Negeri dan 56 SMK swasta.

“Ujian dibagi dalam tiga sesi karena keterbatasan komputer. Untuk lainnya gak ada masalah, server lengkap dengan cadangan dan pemadaman listrik diantisipasi dengan genset,” tukasnya. (hoki/dyt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here