Pendidikan

Solusi Pencegahan Stunting, Mahasiswa Umsida Ajak Ibu-ibu Membuat Bubur Jatalur

×

Solusi Pencegahan Stunting, Mahasiswa Umsida Ajak Ibu-ibu Membuat Bubur Jatalur

Sebarkan artikel ini
Solusi Pencegahan Stunting, Mahasiswa Umsida Ajak Ibu-ibu Membuat Bubur Jatalur
Mahasiswa KKN-P 05 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) bersama masyarakat Bulukandang membuat bubur Jatalur

Solusi Pencegahan Stunting, Mahasiswa Umsida Ajak Ibu-ibu Membuat Bubur Jatalur

LIMADETIK.COM, PASURUAN – Bubur Jatalur menjadi salah satu pilihan makanan untuk mencegah stunting pada anak. Bubur Jatalur sendiri merupakan bubur yang menggunakan jagung, tahu, dan telur sebagai bahan utama pembuatannya. Bubur ini mengandung jagung yang kaya akan karbohidrat dan serat, tahu yang mengandung protein tinggi, serta telur yang kaya akan nutrisi penting seperti protein, vitamin, dan mineral, yang semuanya sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak secara optimal serta mencegah stunting.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Bululandang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan itu, mahasiswa KKN-05 Umsida mengajak ibu-ibu posyandu dan PKK untuk bersama-sama mencoba membuat resep bubur jatalur tersebut, dengan didampingi oleh para mahasiswa.

“Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Bulukandang, Rabu (21/2). Demo masak membuat bubur jatalur ini dipimpin oleh koor divisi pencegahan stunting KKN-05, Nishfu. Kegiatan tersebut disambut dengan antusias oleh para ibu-ibu yang datang sehingga acara berjalan dengan lancar tanpa hambatan” kata Koordinator Divisi Pencegahan Stunting KKN-P 05, Nishfu Lailatul Hilmiyah, Minggu (25/2/2024).

Setelah pembuatan bubur jatalur, para ibu-ibu yang datang juga mencicipi terlebih dahulu bubur yang nantinya akan diberikan kepada anak mereka. “Buburnya enak, lembut, dan kaya akan nutrisi. Anak-anak pasti akan mudah menerima bubur jatalur ini.” ucap Umi Siti, selaku bidan Desa Bulukandang.

Selanjutnya, koordinator KKN-P 05 Umsida, kembali menjelaskan, untuk bahan-bahan yang dibutuhkan dalam membuat bubur jatalur yaitu bawang merah, bawang putih, daun bawang, margarin, jagung, tahu, telur, wortel, kaldu jamur, garam, gula tomat. Cara pembuatannya sendiri sangat mudah, pertama-tama potong bawang merah dan bawang putih lalu tumis hingga layu menggunakan margarin dalam teflon dengan api sedang.

Setelah bawang layu, masukkan telur yang sudah di orak-arik ke dalam teflon. Masukkan air dan bumbu kaldu jamur sebanyak satu sendok teh, sejumput garam, dan juga gula sesuai selera, lalu tunggu hingga mendidih. Setelah mendidih, masukkan jagung dan tunggu hingga matang, setelah itu masukkan wortel dan tunggu hingga setengah matang, lalu masukkan tahu dan aduk hingga merata.

“Terakhir, masukkan tomat dan daun bawang. Jangan lupa koreksi rasa dari bubur tersebut agar pas dengan preferensi anak. Setelah semuanya matang, diamkan masakan hingga sedikit dingin lalu blender atau chopper semua masakan, jangan lupa untuk saring terlebih dahulu agar lebih halus dan dapat diterima oleh anak” terangnya.

Dengan menggunakan bahan yang familiar dan mudah didapatkan oleh ibu-ibu, Mahasiswa KKN-05 Umsida berharap bahwa resep bubur jatalur ini dapat menjadi salah satu resep pilihan ibu-ibu untuk diberikan kepada anak mereka guna mencegah stunting. “Mahasiswa KKN-05 senang telah memberikan pengetahuan dan ilmu baru yang bermanfaat bagi warga desa, khususnya ibu-ibu di Desa Bulukandang” pungkasnya.