BATURAJA , Li.adetik.com — Salah seorang warga Desa Kelumpang, Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada pagi hari dikejutkan saat hendak mandi ke sungai Ogan melihat air sungai berubah menjadi kecoklatan, padahal dalam beberapa hari tidak ada hujan di daerah tersebut Rabu, (20/6/2018).

Saat di konfirmasi awak media, Kasman salah satu warga mengatakan. Saat dirinya akan pergi mandi ia melihat air yang ada di sungai tiba–tiba air yang ada di sungai berubah menjadi lumpur kecoklatan dan tidak seperti biasa, dengan keadaan air tersebut membuatnya tidak jadi mandi.

“Saya heran melihat air sungai Ogan ini kembali berwarna coklat keruh dan tidak bisa di jadikan untuk mandi, dan tidak layak dapat di gunakan karna air tersebut di duga telah bercampur lumpur,” ucapnya.

Ia menambahkan, kejadian ini sudah sering terjadi sebelumnya, kemungkinan ini akibat galian proyek pengeboran Panas Bumi PGE Lumut Balai yang ada di daerah Semende Darat Laut.

Di tempat yang berbeda salah satu warga yang tidak mau di sebutkan namanya menuturkan, menurutnya dugaan ini dampak dari pengeboran panas bumi, karena sebelumnya ini pernah terjadi, air menjadi keruh dan kotor sekali.

“Hari ini semua warga desa kelumpang tidak ada yang berani untuk mandi ke Sungai Kanan, warga bisa mandi ke sungai aliran yang beda airnya masih bersih, hanya sungai Ogan kiri yang bersih, sungai Ogan kanan keruh, dan berlumpur,” tegasnya. (fikri/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here