oleh

Tim Gugus Rencanakan Isolasi Kampung

SAMPANG, Limadetik.com – Pasca pemerintah Kabupaten menerima hasil Swab positif warga Sampang yang berprofesi sebagai Satpam Pasar Rongtengah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, dengan A (27). Tim gugus tugas Kabupaten Sampang, Jawa Timur berencana isolasi satu Kampung.

Tim Gugus Tugas Kabupaten Sampang langsung menyampaikan Press Release di Aula Pendopo Bupati Sampang yang dipimpin langsung H. Slamet Junaidi Bupati Sampang, Rabu (13/5/2020).

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi, ia menjelaskan pasien A Satpam Pasar, dua hari lalu mereka pulangkan dan isolasi mandiri di rumahnya karena kondisinya secara umum membaik, sebelum hasil swab turun, ketika hasil swab positif kemarin sore Selasa (12/5/2020), maka akan dibawa kembali untuk menjalankan isolasi.

“Adapun 25 orang yang kontak dengan A, sudah kita rapid test dan penyemprotan di lokasi Kampung (A), bahkan kami masih berencana untuk melakukan isolasi wilayah Kampung tersebut sebagai antisipasi agar tidak terjadi penyebaran” katanya.

Lanjut Agus Mulyadi, A akan kembali melakukan test Swab ulang dan setelah lima hari juga dilakukan Test kembali, guna memastikan saja, dan menjadi harapan bersama semoga negatif.

Sementara ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sampang, yang juga Bupati setempat H. Slamet Junaidi, menyampaikan, sudah 4 bulan Kabupaten Sampang bertahan di zona Hijau, dan sekarang sudah terkonfirmasi Positif, hanya 1 Orang, yang mana Inisial A ini dari fisik selama 13 Hari sudah membaik, hanya saja hasil swab agak molor, sehingga keluarnya kemarin jam 16.00 WIB, hasilnya positif.

Dikatakan Bupati Sampang, warganya terkonfirmasi Covid-19, menurutnya, ada dua hal, pertama menjemputnya dari zona merah dan mendatangkan dari zona merah, itu terbukti, inisial A terkonfirmasi kerap melakukan pesta pernikahan yang dihadiri sanak familinya dari zona merah, yaitu Surabaya dan Pontianak, yang mana salah satunya ada dalam keadaan sakit. intinya tim gugus tugas Kabupaten Sampang tidak akan menutup nutupi jika ada yang terpapar, karena hal itu bukan aib.

“Kami menghimbau pada seluruh masyarakat Sampang jangan panik, jaga kesehatan, dan kami akan terus mengantisipasi penyebaran covid-19 di Kabupaten Sampang” tukasnya. (Nor/yd)

Komentar

Berita Terkini