UA-110482044-1, G-W7VVX1GT8W
Tak Berkategori  

Titik Terang Polemik Lahan Makodim 0827 Sumenep

Titik Terang Polemik Lahan Makodim 0827 Sumenep
FOTO: Proses Renovasi Makodim 0827 Sumenep

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Setelah menuai polemik panjang, pada beberapa bulan lalu, lahan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0827 Sumenep, Jawa Timur, telah menemukan titik terang.

Berdasarkan surat pemberitahuan, Kantor Pertanahan Sumenep, kepada Komandan Kodim 0827 Sumenep, Letkol Donny Pramudya Mahardika, SE. Per 2 Desember.
nomor : IP.02.02/1363.35.29/XII/2022, bahwa akan dilaksanakan penetapan batas dan pengukuran bidang tanah.

Baca Juga :   Demo Kejari Sumenep, Mahasiswa Minta Kajari Komitmen Berantas Korupsi

Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Sumenep Tomi Jomaliawan, A.Ptnh., M.H, membenarkan terkait rencana pengukuran lahan Makodim.

Bahkan, Tomi mengaku, sudah melakukan kordinasi dengan Dandim Sumenep, Letkol Donny, tentang rencana penetapan pengukuran lahan.

‚ÄúSudah saya informasikan ke Pak Dandim, semua sudah saya koordinasikan dengan Pak Dandim,” terangnya, saat dikonfirmasi.

Tahapan ini merupakan serangkaian langkah dari beberapa pihak, terkait lahan Makodim yang awalnya diklaim oleh pihak Perkumpulan Wakaf Panembahan Sumolo (PWPS), dengan berdasarkan surat keterangan yang dikeluarkan oleh mantan Lurah Pajagalan Andy Ricky.

Baca Juga :   Diduga Lalai, Mobil Toyota Rush Tabrak Pengendara Motor

Dan terbitnya akta ikrar wakaf dari KUA Kota Sumenep, kemudian disampaikan dan disaksikan oleh pihak masyarakat, pihak KUA, dan pihak Kepolisian, bahwasanya akta ikrar wakaf akan dibatalkan oleh Pihak KUA melalui pernyataan kepala KUA kota Sumenep, H. Afif.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa pihak Kantor Pertanahan Sumenep melakukan koordinasi dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Pertanahan Jawa Timur, untuk mengambil langkah bijak, sebelum dilaksanakannya penetapan dan pengukuran lahan Makodim.

Baca Juga :   Hari Mangrove Sedunia, Pokmaswas Reng Paseser dan Mahasiswa FPIK IPB University Kampanyekan Konservasi Mangrove

Tinggalkan Balasan