https://limadetik.com/

Viral Video Camat Batang-batang “Kecok Sapena”, Bupati Sumenep Beri Respon Mengejutkan

  • Bagikan
Viral Video Camat Batang-batang "Kecok Sapena", Bupati Sumenep Beri Respon Mengejutkan
FOTO: Bupati Sumenep, Acmad Fauzi, SH.MH (dok.limadetik)

SUMENEP, Limadetik.com – Sebuah potongan video viral di jagat media sosial yang di dalamnya seorang Camat Batang-batang Joko Suwarno, saat berbicara mengatakan kecok sapena oreng-oreng setak mau e vaksin (curi sapinya, orang-orang tidak mau di vaksin) membuat sejumlah masyarakat salah dalam menafsirkan dan menduga sebagai aksi provokatif.

Dalam video yang hanya berdurasi 30 detik tersebut ada selentingan kalimat yang terlontar, kalebunnya takut dengan masyarakat takut tidak terpilih pada pemilihan pilkades yang akan datang, tapi itukan masih lama.

https://limadetik.com/

“Kalebun (kades) pun punya kartu As, caranya curi sapinya yang tidak mau di vaksin, (kecok sapena setak endek e vaksin/bahasa maduranya), kata bupati seperti itu” ucap orang dalam video tersebut.

Menanggapi potongan video Camat Batang-batang yang sudah viral tersebut, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, dengan tegas mengatakan bahwa dirinya dirinya tidak pernah memerintahkan hal seperti yang disampaikan Camat Batang-Batang dalam potongan video viral tersebut.

“Vaksinasi memang penting, namun untuk menyukseskan vaksinasi ini tidak bisa dengan cara tidak baik, dan saya pastikan, saya tidak pernah menyuruh hal tercela seperti itu demi menyukseskan program vaksinasi Covid-19” tegasnya, Senin (16/08/2021).

Lebih lanjut Bupati Achmad Fauzi mengatakan, pihaknya akan terus berupaya agar program vaksinasi Covid-19 berjalan sesuai harapan. Tentu dengan cara-cara yang dapat dibenarkan. Baik dari sisi etika sosial maupun hukum formal, dan tidak akan pernah dengan cara-cara yang tercela.

“Tidak mungkin kami menggunakan cara-cara yang dapat merugikan masyarakat hanya untuk menyukseskan vaksinasi. Tujuan baik harus dicapai dengan cara yang baik pula, sehingga masyarakat benar-benar terlayani dengan baik” tandas Bupati.

Bupati sendiri mengatakan, berkaitan dengan viralnya video Camat Batang-Batang yang menuai kontroversi itu, dirinya mengaku sudah memanggil dan menegur yang bersangkutan.

“Sudah saya panggil (camat , red). Nanti secara birokrasi, BKD sama Inspektorat untuk ditindaklanjut biar Camat yang bersangkutan nanti dipanggil, sekaligus memberikan pembinaan kepada yang bersangkutan” tukasnya.

Sementara itu, Camat Batang-batang, Joko Suwarno dalam video klarifikasinya menyampaikan permohonan maaf, dan secara tegas mengatakan bahwa videonya yang viral tersebut sudah dipotong dan diedit, sehingga tidak menampilkan isi pembicaraannya secara utuh dalam itu.

(yd/ls)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan