https://limadetik.com/

Wabup Raja’e Resmikan dua Gudep Tangguh Pramuka SMAN 2 dan SMK Kesehatan Aifa Husada Pamekasan

  • Bagikan
IMG 20200815 WA0018 e1606105972944
Pengguntingan pita oleh Wabup Raja'e di SMAN 2 Pamekasan

PAMEKASAN, LimaDetik.Com – Dua Gugus Depan (Gudep) diresmikan pembentukannya oleh Wakil Bupati Pamekasan Raja’e. Gerakan Pramuka Tangguh (Gudep Tangguh). Ada dua Gudep Pramuka Tangguh yang diresmikan yakni, SMAN 2 Pamekasan dan Gudep Pramuka Tangguh SMK Kesehatan Aifa Husada Pamekasan, Sabtu (15/8/2020).

Acara peresmian dua Gudep Pramuka Tangguh tersebut dihadiri sejumlah Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pamekasan, dan anggota Mejelis Pembina Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Pamekasan, para pembina Pramuka, kepala sekolah dan dewan guru masing masing sekolah tersebut.

https://limadetik.com/

Wabup Raja’e dalam sambutannya ketika meresmikan Gudep Pramuka Tangguh SMAN 2 Pamekasan, mengungkapkan bahwa Pramuka Kwarcab Pamekasan meresmikan Gudep Pramuka Tangguh ini memang untuk menghadapi situasi yang belum menentu hingga sekarang ini akibat Pandemi Covid-19.

“Saya melihat sebelumnya banyak sekali anak muda yang sering melihat anak muda yang suka nongkrong di cafe yang saat ini tidak lagi kita jumpai karena Covid-19. Kita lakukan beberapa langkah mulai dari masalah ekonomi, termasuk diantaranya di SMAN 2 didirikan Gudep Tangguh ini untuk hadapi Covid-19 itu. Kita perlu menghadapi Covid 19 itu dengan tangguh secara bersama sama,”  katanya.

Raja’e, juga menyebutkan, hingga saat ini didaerah lain sudah banyak yang mendapat ijin mengadakan proses belajar tatap muka bagi para siswanya. Karena daerahnya sudah berzona kuning.

“Untuk kita sendiri di Pamekasan masih zona oranye sebagian ada yang telah kuning. Namun semoga dalam waktu dekat kita sudah bisa berstatus zona kuning sehingga bisa melaksanakan proses belajar mengajar bagi siswa dengan tatap muka” tuturnya.

Lebih lanjut mantan Aktivus HMI Pamekasan ini mengatakan, bahwa Pamekasan masih oranye belum zona kuning. Karena itu kita berhati-hati dan belum minta ijin dikarenakan alasan kesehatan semata untuk jaga kesehatan kita bersama, bukan karena ada rekayasa.

“Mari kita tetap berdoa dan berusaha semoga Insya Allah jika sudah zona kuning memenuhi syarat maka pemerintah daerah akan komunikasikan dengan para kepala sekolah untuk kepentingan lebih lanjut” paparnya.

Adapun untuk peresmian Gudep Pramuka Tangguh, Raja’e berharap agar kehadirannya juga bisa membawa pengaruh pada lembaga lembaga lain agar bisa memiliki ketangguhan yang sama dalam menghadapi Covid-19. Dan yang paling pokok ketangguhan itu juga diwujudkan dalam bentuk prestasi belajar siswanya sehingga benar benar menjadi sebuah lembaga yang tangguh.

“Alhamdulillah saya masuk ke kawasan sekolah SMAN 2 ini, sudah ada tempat cuci tangan, semuanya pakai masker dan lain sebagainya. Inilah kebiasaan baru atau new normal yang kita akan lakukan sebagai kebiasaan baru kita, dan perlunya menerapkan prokes di setiap tempat termasuk sekolah sekolah” terangnya.

Dikatakan Raja’e, kerjasama yang baik antara semua elemen dengan Pemkab, utamanya kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan yang makin rumit dan penuh persaingan itu sangat penting dilakukan.

“Ingat, jangan lupa untuk pegang Trisatya dan Dasa Dharma Pramuka, karena disanalah akan tetap terbentuk jiwa pemimpin” pungkasnya.

(ADV/Arif/Yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan