Puskesmas Pamolokan Skrining Ratusan Siswa Baru SMAN 1 Sumenep, Deteksi Dini Jadi Benteng Cegah Gangguan Kesehatan
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Memasuki tahun ajaran baru, Puskesmas Pamolokan bergerak cepat melakukan skrining kesehatan terhadap peserta didik baru di SMAN 1 Sumenep. Langkah ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini untuk memastikan kondisi kesehatan siswa sebelum mengikuti aktivitas belajar selama satu tahun ke depan.
Skrining menyasar seluruh siswa baru dengan serangkaian pemeriksaan kesehatan dasar. Pemeriksaan tersebut tidak hanya bertujuan memetakan kondisi kesehatan peserta didik, tetapi juga mengidentifikasi sedini mungkin adanya faktor risiko maupun gangguan kesehatan yang berpotensi menghambat proses belajar.
Kepala Puskesmas Pamolokan, drg. Novia Sri Wahyuni, menegaskan bahwa kesehatan peserta didik merupakan fondasi penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan. Menurutnya, siswa yang sehat memiliki peluang lebih besar untuk mengikuti pembelajaran secara optimal.
“Skrining ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kondisi kesehatan siswa sejak awal masuk sekolah. Jika ditemukan masalah kesehatan, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga tidak mengganggu proses belajar mereka,” ujar drg. Novia, Selasa (14/7/2026).
Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan di lingkungan sekolah merupakan bagian dari strategi promotif dan preventif pelayanan kesehatan. Selain meningkatkan kualitas hidup peserta didik, kegiatan ini juga membantu sekolah dan tenaga kesehatan memantau perkembangan kondisi siswa selama masa pendidikan.
“Kami berharap seluruh siswa dapat menjalani tahun ajaran baru dengan kondisi fisik yang prima. Kesehatan yang baik akan berpengaruh terhadap konsentrasi, kehadiran, hingga capaian prestasi akademik mereka,” tambahnya.
Tak hanya melakukan pemeriksaan, tim Puskesmas Pamolokan juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menjaga kesehatan mental, serta rutin beraktivitas fisik sebagai bekal membangun generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Melalui kolaborasi dengan SMAN 1 Sumenep, Puskesmas Pamolokan berharap budaya hidup sehat dapat tertanam sejak dini di lingkungan sekolah. Dengan demikian, potensi gangguan kesehatan dapat ditekan, sementara kualitas pembelajaran dan prestasi peserta didik dapat terus ditingkatkan.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi









