Peringati Harjabo ke-207, Bupati Ajak Masyarakat Jaga Sejarah dan Bangun Bondowoso
LIMADETIK.COM, BONDOWOSO – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bondowoso ke-207 berlangsung khidmat di pusara Raden Bagoes Asrah Ki Ronggo, Kelurahan Sekarputih.
Jajaran Forkopimda bersama tokoh agama dan masyarakat menggelar istighosah yasin, tahlil, dan tasyakuran.
Kegiatan menjadi momentum mengenang perjalanan panjang berdirinya Bondowoso serta mendoakan para pendahulu yang meletakkan fondasi daerah.
Turut hadir Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i, Wakil Ketua DPRD Sinung Sudrajat, Dandim 0822 Letkol Inf. Prawito, Kapolres Aryo Dwi Wibowo, Kajari David P. Duarsa, dan Ketua PN Ahmad Ismail. Hadir juga pejabat Pemkab, staf ahli, asisten, kepala OPD, camat, keluarga besar Ki Ronggo, alim ulama, dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Abdul Hamid Wahid menegaskan Harjabo ke-207 bukan sekadar seremoni. Ini momen menengok akar sejarah dan memperkuat semangat membangun Bondowoso.
“Perjalanan panjang ini berawal dari pembukaan wilayah pada 17 Agustus 1819 hingga penataan struktur pemerintahan pertama yang menjadi fondasi tempat kita berpijak, hidup, dan berkarya hingga saat ini,” ujar Bupati saat sambutan, Sabtu (15/8/2026) sore.
Nama Ki Ronggo sebagai tokoh perintis mendapat tempat khusus. Ziarah dan istighosah di pusaranya menjadi simbol penghormatan sekaligus inspirasi untuk menjaga dan memajukan Bondowoso.
Pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat menyatukan niat membangun daerah. Doa dipanjatkan agar Bondowoso diberi kedamaian, kesejahteraan, dan kemajuan.
Peringatan hari jadi bukan hanya soal bertambahnya usia daerah, tetapi juga tentang menghargai sejarah dan meneruskan cita-cita pendahulu. Dari pusara Ki Ronggo, pesan itu ditegaskan: merawat sejarah untuk menjaga jati diri, dan membangun masa depan adalah tanggung jawab bersama.
Penulis : Bud
Editor : Wahyu











