SMSI Lamongan Dikukuhkan, Tantangan Media Siber Makin Berat: Dari Literasi hingga Jaga Desa

- Penulis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua SMSI Lamongan, Nur Ali Zulfikar

Ketua SMSI Lamongan, Nur Ali Zulfikar

SMSI Lamongan Dikukuhkan, Tantangan Media Siber Makin Berat: Dari Literasi hingga Jaga Desa

SETARAJATIM.COM, LAMONGAN – Bukan sekadar pergantian kepengurusan. Pengukuhan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lamongan periode 2026–2029 menjadi momentum untuk mempertegas peran perusahaan pers di tengah derasnya arus informasi digital yang semakin sulit dikendalikan.

Sebanyak 11 perusahaan media yang tergabung dalam SMSI Lamongan kini dituntut tidak hanya bertahan di tengah perubahan teknologi dan pola konsumsi informasi masyarakat, tetapi juga mampu menjaga profesionalisme jurnalistik sekaligus memberi kontribusi nyata bagi publik.

Kepengurusan baru SMSI Lamongan resmi dikukuhkan di Gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan lantai 7, Kamis (1/10/2026).

Pengukuhan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lamongan Dirham Aksara, Ketua SMSI Jawa Timur Sokib, jajaran Forkopimda, perwakilan Kodim 0812/Lamongan, Polres Lamongan, para camat, rektor, organisasi kemasyarakatan, insan pers, serta sejumlah tamu undangan.

Ketua SMSI Kabupaten Lamongan periode 2026–2029, Nur Ali Zulfikar, menegaskan bahwa SMSI merupakan organisasi perusahaan pers yang memiliki perhatian terhadap keberlangsungan dan penguatan industri media siber di Indonesia.

“Kita ini organisasi perusahaan pers yang didirikan oleh teman-teman PWI,” ujar Nur Ali Zulfikar dalam sambutannya.

Menurut Nur Ali, SMSI telah berdiri selama sembilan tahun dengan salah satu tujuan melindungi sekaligus memperjuangkan kepentingan perusahaan pers.

Di Lamongan, sebanyak 11 perusahaan media telah bergabung menjadi anggota SMSI. Jumlah tersebut dinilai menjadi modal untuk membangun ekosistem perusahaan pers yang lebih profesional sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Namun, tantangan media saat ini tidak berhenti pada persoalan transformasi digital. Pers juga menghadapi tuntutan untuk menghadirkan informasi yang kredibel ketika masyarakat dibanjiri berbagai konten dari media sosial dan berbagai platform digital.

Karena itu, SMSI Lamongan menyiapkan sejumlah agenda yang tidak hanya menyasar penguatan organisasi, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Salah satunya melalui program News Room Jaga Desa.

Program tersebut diarahkan untuk mendekatkan media dengan kehidupan masyarakat desa, termasuk menggali potensi, dinamika, pembangunan, serta berbagai persoalan yang berkembang di tingkat desa.

Selain itu, SMSI Lamongan juga menyiapkan lomba cerdas cermat bagi pelajar jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK. Program penyusunan buku juga masuk dalam agenda kepengurusan periode 2026–2029 untuk mendorong penguatan budaya literasi.

“Melalui program-program tersebut, kami berharap SMSI Lamongan dapat berkontribusi dalam meningkatkan literasi, memperluas wawasan masyarakat, dan mendukung pembangunan daerah,” katanya.

SMSI Diminta Tak Berjalan Sendiri

Ketua SMSI Jawa Timur Sokib menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, perusahaan pers tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan dan berbagai lembaga lainnya diperlukan agar keberadaan media semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap SMSI Lamongan bisa bersinergi dengan pemerintah, Kodim, Polres, serta lembaga-lembaga lainnya. Kami juga memohon dukungan dari seluruh organisasi yang ada di Kabupaten Lamongan,” ujar Sokib.

Pesan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi kepengurusan baru SMSI Lamongan agar organisasi perusahaan pers tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu membangun program yang memiliki dampak nyata.

Wabup: Informasi Berkualitas Bangun Kepercayaan

Sementara itu, Wakil Bupati Lamongan Dirham Aksara menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus SMSI Lamongan periode 2026–2029.

Dirham menempatkan pers sebagai salah satu unsur penting dalam membangun kepercayaan publik. Menurutnya, kualitas informasi memiliki hubungan dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap suatu daerah.

Karena itu, perusahaan pers di Lamongan diharapkan terus meningkatkan profesionalisme dan menghadirkan pemberitaan yang akurat serta berkualitas.

“Dengan informasi yang berkualitas akan tumbuh kepercayaan. Kepercayaan menarik investasi, investasi menyejahterakan masyarakat,” kata Dirham.

Dirham yang juga merupakan Dewan Pembina SMSI Lamongan berharap SMSI mampu menjadi wadah yang mendorong perusahaan pers anggotanya semakin profesional sekaligus ikut mendukung pembangunan daerah melalui informasi yang bertanggung jawab.

Bagi kepengurusan SMSI Lamongan periode 2026–2029, tantangan tersebut datang bersamaan dengan perubahan besar ekosistem informasi.

Media dituntut cepat, tetapi tetap akurat. Media harus mampu mengikuti perkembangan teknologi, namun tidak kehilangan prinsip jurnalistik. Di sisi lain, kepercayaan publik menjadi modal yang harus terus dijaga.

Dengan agenda News Room Jaga Desa, penguatan literasi pelajar, penyusunan buku, serta kolaborasi lintas sektor, SMSI Lamongan periode 2026–2029 membawa mandat untuk memperkuat perusahaan pers sekaligus memperluas manfaat media bagi masyarakat.

“Kami ingin SMSI Lamongan tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata kepada masyarakat melalui program literasi, informasi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak,” pungkas Dirham.

Facebook Comments Box

Penulis : Yuni

Editor : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Lamongan Dorong Pers Siber Tak Kalah oleh Kecepatan Informasi
SMSI Lamongan Ajak Pelajar Kurangi Minuman Manis, CKG Temukan Kasus Gula Darah hingga Gangguan Penglihatan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:52 WIB

SMSI Lamongan Dikukuhkan, Tantangan Media Siber Makin Berat: Dari Literasi hingga Jaga Desa

Selasa, 8 September 2026 - 07:57 WIB

Ketua DPRD Lamongan Dorong Pers Siber Tak Kalah oleh Kecepatan Informasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:51 WIB

SMSI Lamongan Ajak Pelajar Kurangi Minuman Manis, CKG Temukan Kasus Gula Darah hingga Gangguan Penglihatan

Berita Terbaru

Fausi As

Artikel

SURAT AI KEPADA PRESIDEN DAN MENHAN

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:18 WIB