SUMENEP, LimaDetik.Com – Selama 5 tahun terakhir sudah ada 35 penghargaan berhasil diboyong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, penghargaan tersebut dari tingkat regional hingga nasional.
Bupati Sumenep, A Busyro Karim menyampaikan capaian tersebut saat sidang Paripurna Istimewa DPRD Sumenep dalam memperingati Hari Jadi ke-751 Kabupaten Sumenep di Graha Paripurna DPRD, Sabtu (31/10/2020).
“Kesemua capaian ini baik tingkat regional hingga nasional adalah berkat kerja keras, sinergi dan perjuangan pihak DPRD dan Pemerintah Daerah dalam membangun Kabupaten Sumenep” katanya.
Raihan 35 penghargaan itu lanjut Bupati Busyro, salah satunya tahun 2020 ini meraih penghargaan tingkat nasional, yakni penghargaan Kapabilitas Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) level 3 dan penghargaan Maturitas Penyelanggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) level 3, dan itu semua tidak lepas dari kerjasama yang baik antara eksetif dan legislatif.
Tidak hanya itu, pada tahun 2020 ini juga, Sumenep sukses mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama tiga tahun berturut-turut, yakni laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2017, 2018 dan tahun 2019.
“Tahun ini kita juga masih mampu mempertahankan penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terkait laporan keuangan pemerintah daerah, kita juga melakukan pembangunan di berbagai sektor. Baik transportasi kepulauan dengan mewujudkan penerbangan komersial ke Pagerungan Kecamatan Sapeken dan resmi beroperasi sejak tanggal 25 September 2019 lalu hingga saat ini” terangnya.
Masih kata Bupati dua periode ini, adapun pembangunan bandara di Kecamatan Arjasa tahun ini mulai dilaksanakan. Kewenangan pembangunannya adalah pemerintah pusat bukan pemerintah daerah.
Selain itu Bupati berharap dengan komitmen bersama pihaknya telah merampungkan APBD Kabupaten Sumenep 2021 agar penetapannya bisa berjalan lancar dan tepat waktu demi pembangunan yang lebih baik.
“Dalam waktu terdekat ini, pembahasan APBD tahun 2021 memang dilakukan pada masa kepemimpinan saya. Akan tetapi, pelaksanaannya dilakukan oleh bupati terpilih 9 Desember 2020 nanti. Saya pribadi, akan purna tugas pada bulan Februari 2020,selanjutnya tugas bupati terpilih nanti” pungkasnya.
(yd/yd)