Kemerdekaan Harus Terasa di Rumah Sakit, Ini Pesan Direktur RSUD Sumenep
LIMADETIK.COM, SUMENEP — Kemerdekaan tidak cukup dirayakan dengan upacara dan pengibaran bendera. Bagi Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes, makna kemerdekaan harus hadir dalam bentuk pelayanan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pesan itu disampaikan dr. Erli di tengah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, sektor kesehatan memiliki posisi penting dalam mengisi kemerdekaan. Sebab, masyarakat yang sehat merupakan fondasi utama agar pembangunan dapat berjalan dan masyarakat mampu menjalankan aktivitas secara produktif.
“Bagi kami, kemerdekaan bukan hanya seremoni. Kemerdekaan harus diwujudkan melalui pelayanan yang memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan,” ujar Erliyati.
Ia menegaskan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep akan terus memperkuat komitmen memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, cepat dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Baginya, setiap pasien yang datang ke rumah sakit membawa harapan untuk mendapatkan pertolongan. Karena itu, pelayanan tidak boleh berhenti pada rutinitas administratif, tetapi harus menghadirkan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat.
“Ketika masyarakat datang membutuhkan pelayanan kesehatan, maka mereka harus mendapatkan pelayanan yang sebaik-baiknya. Itu bagian dari tanggung jawab dan pengabdian kami,” tegasnya.
Erliyati mengatakan, tantangan pelayanan kesehatan ke depan semakin kompleks. Rumah sakit dituntut tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga memperbaiki sistem, fasilitas dan inovasi pelayanan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Semangat tersebut, lanjutnya, harus menjadi budaya kerja seluruh jajaran RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
“Semangat kemerdekaan harus menjadi energi bagi kita untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh tenaga kesehatan dan jajaran rumah sakit menjadikan HUT ke-81 RI sebagai momentum memperkuat pengabdian. Menurutnya, kemerdekaan akan memiliki makna yang lebih dalam ketika masyarakat mendapatkan hak dasar secara layak, termasuk hak memperoleh pelayanan kesehatan.
“Jangan sampai kemerdekaan hanya dirasakan dalam perayaan. Mari kita hadirkan kemerdekaan itu dalam pekerjaan kita masing-masing, termasuk melalui pelayanan kesehatan yang baik,” tuturnya.
Erliyati berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, rumah sakit, tenaga kesehatan dan masyarakat terus diperkuat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sumenep.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, pengabdian dan pelayanan yang semakin baik untuk masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi











