Pastikan Korban Aman dan Pulih, Dinsos P3AKB Bondowoso Lakukan Pendampingan

- Penulis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hafidhatullaily, Kabid P3AKB Dinsos Bondowoso saat ditanya limadetik.com/

Hafidhatullaily, Kabid P3AKB Dinsos Bondowoso saat ditanya limadetik.com/

Pastikan Korban Aman dan Pulih, Dinsos P3AKB Bondowoso Lakukan Pendampingan

limadetik.com/, BONDOWOSO – Dinsos P3AKB Kabupaten Bondowoso langsung bergerak setelah menerima informasi pengungkapan kasus kekerasan seksual terhadap anak dari Polres Bondowoso.

Kabid OPPA Dinsos P3AKB Bondowoso, Hafidhatullaily, menjelaskan pendampingan dilakukan sejak awal pihaknya mendapat laporan. Prioritas utama adalah menjaga kondisi psikologis korban selama proses hukum berjalan.

Menurut wanita yang akrab disapa Laily ini bahwa pihaknya mendapat informasi bahwa ada kasus pelecehan, kami diminta untuk segera melakukan pendampingan.

"Kami lalukan pendampingan terutama pendampingan psikologis anak,” kata Laily pada limadetik.com/, Selasa (18/8/2026).

Baca Juga  Dampak Jembatan Sentong, Pemprov dan Pemkab Bondowoso Anggarkan Rp2,2 Miliar Perbaiki Jalan Alternatif

Hal tersebut dilakukan langsung di sekolah korban. Kehadiran tim bertujuan memberikan rasa aman dan memastikan anak mendapat dukungan saat dimintai keterangan oleh penyidik.

“Kami langsung hadir di sekolah untuk melakukan pendampingan. Karena itu, kami mendampingi ketika korban dimintai keterangan,” sambung Laily.

Ia mengatakan pendampingan tidak berhenti di tahap penyelidikan. Dinsos P3AKB akan terus mengawal korban hingga proses hukum selesai, dengan fokus utama pada pemulihan psikologis.

“Di tahap penyelidikan, anak tersebut dan proses ke depannya masih dalam pendampingan psikologis,” tuturnya.

Baca Juga  Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Bareng Perhutani KPH Bondowuso Tandatangani PKS

Terkait pendidikan, keluarga korban kini juga tengah mempertimbangkan opsi terbaik. Salah satunya kemungkinan memindahkan korban ke sekolah lain agar proses pemulihan tidak terganggu dan anak tidak terus dihadapkan pada pembahasan peristiwa tersebut.

“Keputusan tentunya berdasarkan orang tua, termasuk rencana apakah anak tersebut akan pindah sekolah, agar tidak terlalu banyak membicarakan kejadian yang dialaminya,” tegas Laily.

Di sisi lain, Dinsos P3AKB Bondowoso juga gencar melakukan pencegahan. Upaya edukasi dan sosialisasi terus dilakukan bersama jejaring perlindungan perempuan dan anak, hingga ke tingkat akar rumput melalui majelis dan kegiatan masyarakat.

Baca Juga  BPKAD Bondowoso: KKPD Bikin Belanja OPD Tertib, Transparan dan Mudah Dilacak

“Di akar rumput, kami bersama pihak-pihak yang biasa berkolaborasi dengan kami terus memberikan sosialisasi dan pencegahan di majelis-majelis maupun acara mereka,” tuturnya.

Laily juga menegaskan, penanganan kasus kekerasan pada anak tidak hanya soal proses hukum. Yang tak kalah penting adalah memastikan korban mendapat perlindungan dan ruang aman untuk pulih.

Dengan pendampingan berkelanjutan, diharapkan korban bisa melewati proses hukum dengan baik dan kondisi psikologisnya pulih.

Facebook Comments Box

Penulis : Budhi

Editor : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Penyimpangan, Kejaksaan Ingatkan Kepala Sekolah Soal Aturan Revitalisasi Sekolah
Kurang dari 12 Jam, Polres Bondowoso Amankan Terduga Pembuat Video Penistaan Al-Qur’an
261 Anak PAUD-TK Se-Bondowoso Adu Kreativitas di Final Lomba Mewarnai YPLP
BPKAD Bondowoso: KKPD Bikin Belanja OPD Tertib, Transparan dan Mudah Dilacak
Atasi Kekeringan, Bupati Bondowoso Tinjau 74 Titik Irpom yang Mampu Airi 1.110 Hektare Sawah
50 Ribu Peserta Padati JAKA SOPAN ke-9 Pondok Pesantren Al-Islah Bondowoso
Kolaborasi Pemkab-OJK-ILO Hidupkan Kembali Kejayaan Kopi Bondowoso, Bidik Pasar Eropa Lewat Ekosistem Terintegrasi
Kejar Target Nasional 30 Persen, Bondowoso Percepat Aktivasi IKD Lewat Peran Kecamatan dan Desa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Cegah Penyimpangan, Kejaksaan Ingatkan Kepala Sekolah Soal Aturan Revitalisasi Sekolah

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Kurang dari 12 Jam, Polres Bondowoso Amankan Terduga Pembuat Video Penistaan Al-Qur’an

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:18 WIB

261 Anak PAUD-TK Se-Bondowoso Adu Kreativitas di Final Lomba Mewarnai YPLP

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:51 WIB

BPKAD Bondowoso: KKPD Bikin Belanja OPD Tertib, Transparan dan Mudah Dilacak

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Atasi Kekeringan, Bupati Bondowoso Tinjau 74 Titik Irpom yang Mampu Airi 1.110 Hektare Sawah

Berita Terbaru