Era Baru Literasi Pamekasan: Kolaborasi PWI dan Dinas Perpustakaan Bawa Jendela Dunia ke Dalam Genggaman

- Penulis

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI Pamekasan, Hairul Anam menandatangani MoU bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip M. Tabrani Pamekasan, Munapik di Aula lantai 2 Perpusda, Selasa (15/09/2026) dalam rangkaian acara hari Kunjung Perpustakaan Nasional

Ketua PWI Pamekasan, Hairul Anam menandatangani MoU bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip M. Tabrani Pamekasan, Munapik di Aula lantai 2 Perpusda, Selasa (15/09/2026) dalam rangkaian acara hari Kunjung Perpustakaan Nasional

​PAMEKASAN — Limadetik.com, Masa depan literasi tak lagi hanya diukur dari seberapa banyak orang yang melangkahkan kaki ke gedung perpustakaan. Di era digital yang melesat cepat, perpustakaan justru harus menjemput para pembacanya, salah satunya melalui layar gawai.

​Paradigma baru inilah yang menjadi nyawa dalam peringatan Hari Kunjung Perpustakaan di Kabupaten Pamekasan tahun ini. Sebuah langkah progresif resmi diambil melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pamekasan dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat, Selasa (15/9/2026).

​Momen bersejarah yang digelar di sela-sela kegiatan “Dialog Kepustakaan” di Aula Perpustakaan M. Tabrani ini, menjadi titik tolak transformasi ekosistem literasi di Bumi Gerbang Salam.

​Mendobrak Batasan Ruang dan Waktu

​Ketua PWI Kabupaten Pamekasan, Hairul Anam, membawa perspektif segar dalam memandang budaya baca saat ini. Baginya, perpustakaan tetaplah ruh peradaban dunia, namun cara masyarakat berinteraksi dengannya telah berevolusi.

​”Konteksnya sudah bukan lagi sekadar kunjungan fisik. Sama halnya dengan orang yang tak perlu ke pasar untuk belanja, kini orang tak perlu datang ke gedung perpustakaan untuk sekadar membaca. Mereka bisa mengaksesnya lewat gawai,” ungkap Anam yang juga merupakan Asesor UKW Dewan Pers tersebut.

​Lebih lanjut, Dosen UNIBA Madura ini menekankan bahwa tantangan saat ini adalah bagaimana memancing minat publik dengan produksi karya tulis yang menarik, serta menyadari bahwa transformasi pemikiran kini juga banyak dibentuk melalui konten audio-visual. Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan mengarahkan konsumsi literasi anak-anak mereka di dunia maya.

​Sinergi Ide dan Gagasan

​Untuk memperkaya wawasan tentang arah baru perpustakaan di era digital, PWI turut menghadirkan dua tokoh inspiratif dalam dialog tersebut. Mereka adalah Abd Aziz, jurnalis senior ANTARA, dan Kusairi, Pustakawan Berprestasi Terbaik Nasional. Diskusi yang dimoderatori oleh Pengurus PWI Pamekasan, Hasibuddin, ini sukses membedah cara-cara inovatif untuk mendekatkan literasi ke ruang publik.

​Gerakan kolaboratif ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pamekasan, Munapik. Ia melihat inisiatif PWI ini sebagai angin segar yang selaras dengan misi pemerintah daerah.

​”MoU ini sangat sejalan dan akan saling menguatkan dengan program-program kerja kami. Ini adalah energi tambahan untuk mendongkrak minat baca dan kualitas literasi masyarakat secara menyeluruh,” ujar Munapik penuh apresiasi.

​Dengan memadukan kekayaan literasi lokal—termasuk perpustakaan mandiri yang kini banyak bermunculan di pesantren dan kampus Pamekasan—serta kemudahan akses digital, kolaborasi ini diharapkan mampu membangun ekosistem literasi yang inklusif. Tujuannya hanya satu: mewujudkan masyarakat Pamekasan yang cerdas, adaptif, dan berdaya saing di kancah global.

Facebook Comments Box

Penulis : Arif

Editor : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Dilema Pembentukan RUU Perampasan Aset: Antara Urgensi Substansi dan Pragmatisme Prosedur
Dukung Gerakan Wakaf 100 Persen Keuntungan Untuk Yatim & Dhuafa, Haji Her Beli 2 Kg Emas di Central 88 Gold dan Borong Dagangan PKL di Arek Lancor
Central 88 Gold and Jewellery Resmi Soft Opening di Pamekasan, Usung Konsep “Membeli Sambil Berbagi”
Respons Kekeringan Pamekasan, Legislator Senayan Hj. Ansari Wujudkan Bantuan Sumur Bor Siap Pakai
Perbaikan Jalan Lenteng-Mandala Rp16 Miliar Lebih Disorot, Advokat: Mari Kawal Bersama, Jangan Dikorupsi Ugal-ugalan
Merajut Konstitusionalisme Partisipatif: Jalan Hukum Tata Negara Membentuk Warga Negara Cerdas dan Berkualitas
BSBK Bondowoso Geser Anggaran untuk Perbaikan Jembatan Wonoboyo di Rancangan Perubahan KUA PPAS 2026
Ribuan Pelajar Tampilkan Budaya di Hari Jadi ke-207 Bondowoso
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

Era Baru Literasi Pamekasan: Kolaborasi PWI dan Dinas Perpustakaan Bawa Jendela Dunia ke Dalam Genggaman

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:25 WIB

​Dilema Pembentukan RUU Perampasan Aset: Antara Urgensi Substansi dan Pragmatisme Prosedur

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Dukung Gerakan Wakaf 100 Persen Keuntungan Untuk Yatim & Dhuafa, Haji Her Beli 2 Kg Emas di Central 88 Gold dan Borong Dagangan PKL di Arek Lancor

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:48 WIB

Central 88 Gold and Jewellery Resmi Soft Opening di Pamekasan, Usung Konsep “Membeli Sambil Berbagi”

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Respons Kekeringan Pamekasan, Legislator Senayan Hj. Ansari Wujudkan Bantuan Sumur Bor Siap Pakai

Berita Terbaru