Merajut Konstitusionalisme Partisipatif: Jalan Hukum Tata Negara Membentuk Warga Negara Cerdas dan Berkualitas

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yosef Teguh Lavito

Yosef Teguh Lavito

Merajut Konstitusionalisme Partisipatif: Jalan Hukum Tata Negara Membentuk Warga Negara Cerdas dan Berkualitas

Oleh: Yosef Teguh Lavito
_________________________________________

OPINI – Indonesia sedang berada di tengah perubahan besar. Digitalisasi membuat pelayanan publik semakin cepat dan mudah, tetapi kemajuan teknologi tidak otomatis melahirkan warga negara yang cerdas dan berkualitas. Menurut saya, kecanggihan teknologi harus berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap konstitusi. Di sinilah Hukum Tata Negara (HTN) memiliki peran penting.

HTN tidak seharusnya hanya dipahami sebagai ilmu yang mengatur lembaga dan kekuasaan
negara. Lebih dari itu, HTN menjadi dasar untuk memastikan agar kekuasaan tetap berada dalam batas konstitusi dan hak warga negara tetap terlindungi.

BACA JUGA  Optimalisasi Potensi Mahasiswa Melalui Kolaborasi Akademik dan Organisasi

Digitalisasi pemerintahan, misalnya, harus disertai perlindungan data pribadi, transparansi, dan pertanggungjawaban atas setiap kebijakan berbasis teknologi.

Saya juga melihat bahwa warga negara cerdas bukan sekadar mereka yang mampu menggunakan teknologi. Warga negara yang cerdas adalah mereka yang memahami hak dan kewajibannya, kritis terhadap kebijakan publik, serta berani berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi.

BACA JUGA  Pemuda Hari Ini, Indonesia Esok Hari

Ruang partisipasi seperti keterbukaan informasi, keterlibatan dalam pembentukan peraturan, hingga judicial review menjadi bagian penting dalam membangun budaya kewarganegaraan tersebut. Tantangan semakin besar ketika pemerintah mulai memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam pelayanan dan pengambilan keputusan.

Teknologi memang dapat meningkatkan efisiensi, tetapi tanpa aturan dan pengawasan yang kuat, AI juga berpotensi menghasilkan diskriminasi atau keputusan yang merugikan masyarakat. Karena itu, HTN harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan prinsip keadilan, transparansi, dan perlindungan hak konstitusional.

BACA JUGA  Khofifah Soroti Trauma Korban Gempa Manggarai: Lansia dan Anak Tak Boleh Terabaikan

Pada akhirnya, menurut saya, Indonesia tidak cukup hanya membangun masyarakat yang smart secara teknologi. Kita juga membutuhkan warga negara yang good: sadar konstitusi, kritis, partisipatif, dan bertanggung jawab.

HTN dapat menjadi jembatan yang menghubungkan perkembangan teknologi dengan demokrasi, sehingga transformasi digital tidak hanya membuat negara semakin modern, tetapi juga semakin konstitusional dan berpihak pada warga negara.

Penulis : Yosef Teguh Lavito

Editor : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perbaikan Jalan Lenteng-Mandala Rp16 Miliar Lebih Disorot, Advokat: Mari Kawal Bersama, Jangan Dikorupsi Ugal-ugalan
BSBK Bondowoso Geser Anggaran untuk Perbaikan Jembatan Wonoboyo di Rancangan Perubahan KUA PPAS 2026
Ribuan Pelajar Tampilkan Budaya di Hari Jadi ke-207 Bondowoso
Khofifah Soroti Trauma Korban Gempa Manggarai: Lansia dan Anak Tak Boleh Terabaikan
KSMI Pamekasan Mulai Berburu Talenta Mini Soccer untuk Porprov Jatim 2027
Moh. Nizar Ali, Dari Pelosok Aengbaja Kenek Menuju Ketua HIMAMA UNIBA Madura
Peringati Harjabo ke-207, Bupati Ajak Masyarakat Jaga Sejarah dan Bangun Bondowoso
Gebyar “KEHATI” PAUD H.I. EL-FATH Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Keluarga

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Perbaikan Jalan Lenteng-Mandala Rp16 Miliar Lebih Disorot, Advokat: Mari Kawal Bersama, Jangan Dikorupsi Ugal-ugalan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Merajut Konstitusionalisme Partisipatif: Jalan Hukum Tata Negara Membentuk Warga Negara Cerdas dan Berkualitas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

BSBK Bondowoso Geser Anggaran untuk Perbaikan Jembatan Wonoboyo di Rancangan Perubahan KUA PPAS 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Ribuan Pelajar Tampilkan Budaya di Hari Jadi ke-207 Bondowoso

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Khofifah Soroti Trauma Korban Gempa Manggarai: Lansia dan Anak Tak Boleh Terabaikan

Berita Terbaru

Bupati Bondowoso saat melepas peserta pawai budaya

Pamekasan

Ribuan Pelajar Tampilkan Budaya di Hari Jadi ke-207 Bondowoso

Rabu, 26 Agu 2026 - 10:47 WIB