Harkitnas 2026, Bupati Pamekasan Serukan ASN Bangkit: “Malu Datang Terlambat, Malu Bekerja Tidak Maksimal”

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman menjadi Inspektur upacara hari Kebangkitan Nasional 2026

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman menjadi Inspektur upacara hari Kebangkitan Nasional 2026

PAMEKASAN – Limadetik.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di halaman Kantor Bupati Pamekasan, Jalan Kabupaten, Rabu (20/5/2026).

Upacara yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, sebagai inspektur upacara.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Sukriyanto, Sekretaris Daerah Taufikurrachman, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Dalam amanatnya, Bupati Kholilurrahman mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya ASN, menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas diri dan meningkatkan etos kerja.

“Pada Hari Kebangkitan Nasional ini, mari kita bangkit bersama-sama. Bangkit dari kebodohan, bangkit dari ketelantaran, dan bangkit dari rasa malas,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa ASN harus memiliki rasa tanggung jawab dan rasa malu apabila tidak menjalankan tugas secara optimal. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Bangkit untuk memiliki rasa malu. Malu tidak masuk kerja, malu datang terlambat, dan malu bekerja tidak maksimal. Sudah saatnya kita mengakhiri budaya leha-leha dan menggantinya dengan semangat bekerja, memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kholilurrahman juga membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid.

Dalam sambutan itu ditegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional harus terus dihidupkan melalui penguatan persatuan, pembangunan sumber daya manusia yang unggul, serta kolaborasi seluruh elemen bangsa demi menjaga kedaulatan Indonesia.

Peringatan Harkitnas ke-118 di Kabupaten Pamekasan berlangsung khidmat dan menjadi pengingat pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Penulis : Arif

Editor : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haji Her Tegaskan Komitmen Bawang Mas Group Perjuangkan Petani Tembakau Pamekasan, Harga Beli Masih Tunggu Acuan Pemda
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Standar Pelayanan, Kebersihan Lingkungan Jadi Prioritas Utama
LIRA Pamekasan Soroti Dugaan Malapraktik RS Larasati
Tak Ingin Ada Perundungan, Bupati Sumenep Sidak Sekolah di Hari Pertama MPLS
RSIA Puri Bunda Madura Buka Fakta, Tak Ada Malapraktik, Penyerahan Rekam Medis Harus Atas Persetujuan Pasien
Bupati Pamekasan Perkuat Budaya Gotong Royong, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Tiga Raperda Disetujui, Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Perkuat Regulasi Daerah
Bupati Pamekasan Apresiasi Economic Fest 2026, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:34 WIB

Haji Her Tegaskan Komitmen Bawang Mas Group Perjuangkan Petani Tembakau Pamekasan, Harga Beli Masih Tunggu Acuan Pemda

Jumat, 17 Juli 2026 - 04:25 WIB

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Standar Pelayanan, Kebersihan Lingkungan Jadi Prioritas Utama

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:26 WIB

LIRA Pamekasan Soroti Dugaan Malapraktik RS Larasati

Senin, 13 Juli 2026 - 14:47 WIB

Tak Ingin Ada Perundungan, Bupati Sumenep Sidak Sekolah di Hari Pertama MPLS

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:37 WIB

RSIA Puri Bunda Madura Buka Fakta, Tak Ada Malapraktik, Penyerahan Rekam Medis Harus Atas Persetujuan Pasien

Berita Terbaru